Berita

anas urbaningrum/net

Hukum

Saksi Jaksa KPK Kompak Bantah Ada Posko Pemenangan Anas di Sency dan Ritz Charlton

KAMIS, 07 AGUSTUS 2014 | 19:02 WIB | LAPORAN:

Para mantan tim relawan Anas Urbaningrum saat maju menjadi Ketua Umum Partai Demokrat di Kongres Bandung tahun 2010 lalu kompak membantah dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dakwaan yang dibantah soal posko-posko pemenangan Anas di Apartemen Senayan City (Sency) dan Ritz Charlton.

Saksi Mirwan Amir selaku koordinator wilayah (Korwil) pemenangan Anas di Aceh menyatakan bahwa Apartemen Sency bukanlah posko melainkan tempat mereka biasa ngobrol santai.

"Saya jelaskan tidak ada posko pemenangan tapi ada tempat pertemuan kalau ngbrol, duduk-duduk sambil makan-makan di (Apartemen) Sency‎," kata Mirwan dalam sidang lanjutan terdakwa Anas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/8).


Pertanyaan itu dilontarkan Mirwan menjawab pertanyaan dari terdakwa Anas Urbaningrum. Anas bertanya saat diberikan kesempatan untuk menanggapi keterangan dari saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

"Kalau yang Ritz Charlton, saya tidak tahu," sambung Mirwan, yang juga Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat itu.

Ruhut Sitompul juga mengutarakan hal yang sama‎. Setahu Ruhut, Apartemen Sency merupakan milik Nazaruddin bukan posko pemenangan Anas Urbaningrum.

"Terima kasih Ketum, pernah 2-3 kali di Sency (bertemu). Kalau di Ritz Carlton tak pernah," terang Ruhut yang mengaku sebagai pemberi motivasi bagi para DPC Demokrat itu.

Saksi Saan Mustopa menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tak memiliki posko pemenangan di Apartemen Sency dan Ritz Carlton.

"Kita tidak punya posko khusus. Di Sency bukan posko dan hanya sesekali disitu lebih banyak diruangan ketua fraksi," terang Saan yang merupakan Korwil Karawang, Jawa Barat.

Saksi M. Rahmad mengatakan bahwa pertemuan relawan tak pernah menetap. Pertemuan dilakukan tak hanya di Senayan City, tapi berpindah-pindah.

"‎Itu Apartemen Nazar yang disewa sendiri. Kalau di Ritz saya tidak tahu," terang Rahmad, yang juga mantan staf ahli Anas itu.

Saksi Pashya Ismaya Sukardi‎ mengatakan, Apartemen Sency bukan posko pemenangan. Saya hadir 2 kali di pertemuan tersebut.

"Tapi, itu bukan posko. Tidak ada posko," tandas Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat itu.

Anas sendiri mengaku menanyakan hal itu kepada saksi-saksi ini untuk mengkonfirmasi salah satu petikan dakwaan Jaksa KPK terhadapnya.

"‎Kenapa ini saya tanyakan karena dalam dakwaan disebutkan dua posko dan ada biaya yang dianggap penerimaan," timpal Anas Urbaningrum.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya