Berita

Politik

SENGKETA PILPRES 2014

Fadli Zon: Pengurangan Suara Prabowo-Hatta Sebanyak 1,2 Juta di 155 Ribu TPS

RABU, 06 AGUSTUS 2014 | 15:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Permohonan tim Prabowo-Hatta kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membatalkan keputusan KPU tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara dan hasil Pilpres pada 22 Juli tidak dilandasi ilusi atau rangkaian cerita fiksi.

"Permohonan ini berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh sesuai aturan hukum," tulis Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, lewat akun twitter pribadinya (Rabu, 6/8).

Menurut pihaknya, rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara yang ditetapkan Termohon (KPU) mengandung kesalahan karena seharusnya jika dalam hal ini Termohon jujur, mandiri dan tidak memihak kepada pasangan calon nomor urut 2, maka perolehan suara yang benar adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa 67.139.153 dan Joko Widodo-Jusuf Kalla 66.435.124. Jumlah seluruhnya: 133.574.277


"Untuk membuktikan kebenaran dari apa yang kami sampaikan ini, kami akan membuktikannya dengan seluruh Formulir C1 yang kami miliki dan kami peroleh sesuai dengan aturan hukum dan etika berdemokrasi," terang Sekretaris Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta itu saat merangkum isi permohonan pihaknya ke MK lewat twitter, Rabu (6/8).

Berdasarkan bukti-bukti yang ada pada Pemohon sesuai formulir DA1-DB1 di seluruh provinsi dan di seluruh Kabupaten/Kota, hasil Rekapitulasi Perolehan Suara versi Pemohon, ditemukan ada penambahan perolehan suara pasangan nomor urut 2 sebanyak 1,5 juta suara dan ditemukannya pengurangan perolehan suara pasangan nomor urut 1 sebanyak 1,2 juta suara yang terdapat di 155.000 TPS (tempat pemungutan suara). [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya