Berita

Prabowo (kanan) bersama Hatta

Politik

Puasa, Pendukung Prabowo-Hatta Sambut Kemenangan dengan Kedamaian

KAMIS, 10 JULI 2014 | 04:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Laporan dari tim relawan dan saksi kubu Prabowo-Hatta di seluruh TPS se-Indonesia, pasangan capres-cawapres nomor urut 1 itu unggul. Para pendukung pun menyambut baik dan menyebut itu sebagai keberkahan bagi rakyat Indonesia di bulan Ramadhan.

"Alhamdulillah, berkah Ramadhan bagi rakyat Indonesia, dari laporan tim relawan dan saksi di tiap TPS-TPS Prabowo Hatta unggul," ungkap Virgo Sulianto Gohardi, Presidium Nasional Poros Pelajar Santri Indonesia (PPSI) di Jakarta (Rabu, 9/7).

PPSI merupakan salah satu organisasi yang mendukung Prabowo-Hatta.


Namun Virgo menambahkan, timnya tidak ingin terlalu ekspresif menyambut kemenangan dengan berlebihan. Selain menghormati kekhusyukan bulan suci Ramadhan, tentunya juga untuk menanti hasil resmi KPU. "Kami lebih memilih menunggu hasil resmi dari KPU 22 Juli mendatang," ujar Virgo

PPSI juga berpendapat bahwa hasil quick count yang ada saat ini tidak valid dan tidak dapat dijadikan sebagai dasar untuk mengklaim kemenangan. Karena sampel dalam hitung cepat itu hanya 2000 TPS. Makanya, tidak bisa mewakili kondisi riil dari 500 ribu TPS yang tersebar di seluruh Indonesia. "Kan nggak bisa mewakili TPS se-Indonesia. 1% nya saja tidak ada", imbuh Virgo

Dia pun memastikan, relawan dan pendukung Prabowo-Hatta tidak akan terpancing dengan klaim-klaim kemenangan dari kubu lawan. Karena mereka komit untuk tetap menjaga kedamaian.

"Selain karena sedang puasa, kami dapat membedakan info mana yang benar, dan mana yang hanya sekedar penggiringan opini untuk membohongi dan membodohi rakyat," tandasnya. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya