Berita

Politik

Empat Syarat yang Harus Dipenuhi agar Pilpres Berhasil

SELASA, 08 JULI 2014 | 05:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Setidaknya ada empat hal yang harus dipenuhi agar pelaksanaan Pilpres yang akan digelar Rabu, 9 Juli besok berhasil. Pertama, adanya jaminan rasa aman bagi pemilih saat hadir dan mencoblos di TPS.

Demikian disampaikan Deputi Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat JPPR, Masykurudin Hafidz, (Senin, 7/7).

"Semua pihak berkewajiban untuk menciptakan situasi damai dan tenang sehingga tidak ada kekhawatiran akan intimidasi saat melakukan pemungutan suara. Pemilih pada akhirnya dapat menentukan calonnya atas dasar pertimbangan rasional dan pilihan bebasnya," jelasnya.


Kedua, ketersediaan logistik Pemilu. Seluruh keperluan dan alat pemungutan suara harus sudah sampai di TPS secara lengkap dan tepat satu jam sebelum pembukaan TPS dimulai. Terdapat kepastian logistik pemungutan suara dari penyelenggara Pemilu baik dari kuantitas yang tepat dan kualitas yang baik sehingga pemungutan suara lancar.

Ketiga, menjaga integritas Pemilu. Seluruh elemen penyelenggara dan peserta Pemilu harus menjaga kemurnian suara pemilih dengan tidak mencoba-coba untuk melakukan penyelewengan dan mencuri hasil suara sejak dari TPS hingga rekapitulasi suara berikutnya. Kemurnian suara pemilih adalah hal pokok dari seluruh tujuan penyelenggaraan Pemilu.

Keempat, menghargai pilihan dan hasil Pemilu. Kesuksesan penyelenggaraan Pemilu juga bergantung kepada penghormatan atas pilihan orang lain dengan tetap membangun kedamaian. Pemilih tidak perlu tersulut dengan pancingan individu atau kelompok yang mengarahkan ke situasi yang tidak kondusif.

"Partai politik, pasangan calon dan tim sukses tidak perlu merencanakan rencana buruk apabila perolehan suaranya tidak seperti yang diharapkan," demikian Masykurudin Hafidz. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya