Berita

Gunung Slamet Masih Mengeluarkan Abu

SABTU, 05 JULI 2014 | 15:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gunung Slamet yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, Jawa Tengah, dilaporkan masih mengeluarkan abu.

"Bahkan, tadi malam ada hujan abu tipis di sekitar pos pengamatan," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Slamet, Sudrajat, seperti dilansir Antara, Sabtu (5/7).

Berdasarkan pantauan dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Pemalang, pada Jumat (4/7), Gunung Slamet tampak mengeluarkan embusan asap putih tipis hingga sedang dengan ketinggian 50-150 meter.


Selain itu gempa vulkanik tercatat terjadi sekali, satu kali tremor harmonik, 22 kali gempa letusan, dan 306 kali gempa embusan.

Kendati demikian, dia mengatakan, gunung berapi itu sudah tidak melontarkan material pijar lagi. Lontaran material pijar dari gunung itu terpantau pada Senin (30/6) malam hingga Selasa (1/7) dini hari.

Dia menambahkan, sejak mulai meningkat lagi 29 Juni lalu sampai sekarang belum ada tanda-tanda penurunan aktivitas vulkanis Gunung Slamet.

Status gunung berapi itu masih "Waspada" (Level II) dan menurut Sudrajat tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan kebutuhan untuk meningkatkan statusnya menjadi "Siaga".

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 10 Maret 2014, pukul 22.00 WIB, menaikkan status Gunung Slamet dari "Aktif Normal" (Level I) menjadi "Waspada (Level II) karena aktivitasnya cenderung meningkat.

Karena intensitas gempa atau letusannya semakin bertambah serta abunya semakin tinggi, PVMBG pada 30 April 2014, pukul 10.00 WIB, menaikkan status Gunung Slamet dari "Waspada" (Level II) menjadi "Siaga" (Level III) dan menurunkannya menjadi "Waspada" pada 12 Mei 2014, pukul 16.00 WIB. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya