Berita

titiek-prabowo

Kalau Akhirnya Prabowo Rujuk, Itu Buah Kesetiaan kepada Titiek

SELASA, 01 JULI 2014 | 10:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Komandan Jenderal Kopassus  yang saat ini maju sebagai calon presiden, Letjen (Purn) Prabowo Subianto merupakan sosok yang setia pada keluarga dan negara.

Prabowo berpisah dengan isterinya Titik Soeharto karena faktor politik pada saat terjadi gejolak politik domestik tahun 1998. Setelah perpisahan tersebut, Prabowo tidak pernah berfikir untuk menikahi wanita lain.

"Kalau akhirnya nanti Prabowo rujuk dengan Titik, itulah buah kesetiaannya pada pasangan hidup," jelas tim pemenangan Prabowo-Hatta, Letjen (Purn) J. Suryo Prabowo dalam pesan singkatnya (Selasa, 1/7).


Kesetiaan Prabowo juga sangat besar pada negara. Mantan Kasum TNI ini menjelaskan, Prabowo pernah ditawari akan diangkat menjadi warga negara kehormatan Kerajaan Yordania karena jasa-jasanya.

"Tetapi dia memilih tetap menjadi WNI dan kembali ke tanah air untuk membangun bangsanya," jelas Suryo, yang mengungkapkan itu kemarin, dalam acara konsolidasi Perempuan PPP se-Jawa Tengah di Kendal.

Lebih jauh mantan Wakil KSAD ini mengungkapkan, pada pertengahan tahun 1970-an, di saat capres lain mungkin sedang kuliah, Prabowo sudah berjuang memertaruhkan jiwa untuk Indonesia di Timor Timur.

Bahkan hanya beberapa hari setelah pernikahannya dengan Titiek, Prabowo kembali melakasanakan tugas tempurnya di Timor-Timur.

"Ketika sudah menjadi perwira tinggi pun, Prabowo pertaruhkan jiwanya untuk selamatkan warga negara asing yang disandera OPM di Mapenduma, Papua demi Indonesia," ungkap dia.

Karena itu dia mengungkapkan, masyarakat tidak ragu memilih Prabowo Subianto pada Pilpres 9 Juli mendatang. "Karena Prabowo menjadi presiden bukan disuruh orang lain. Tetapi karena terpanggil untuk mewujudkan Indonesia Raya yang berdaulat, bermartabat dan sejahtera," tandasnya. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya