Berita

jokowi

Kekuatan Neo-Imperialisme di Belakang Jokowi?

KAMIS, 26 JUNI 2014 | 09:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kekuatan individu Joko Widodo tidak ada apa-apanya dibandingkan Prabowo Subianto, baik soal visi maupun penguasaan terhadap kompleksitas persoalan bngsa.

"Hal itu terbukti dalam beberapa kali debat capres-cawapres,"jelas Direktur The Indonesian Reform Syahrul Efendi Dasopang, kepada Rakyat Merdeka Online, pagi ini (Kamis, 26/6).

Misalnya, Jokowi terlihat kaku dan harus melihat catatan yang dia bawa dalam setiap debat. Orang bawa catatan biasanya karena memang tidak manguasai masalah. "Berlainan dengan Prabowo yang terlihat natural dan lentur," sambung Syahrul.


Tapi karena ada kekuatan besar yang mengawal dan mengatur dari belakang layar, maka arus gelombang Jokowi terus saja mendesak persepsi publik. Dia memastikan, kekuatan neo imperialisme lah yang berada di belakang kekuatan Jokowi tersebut.

Alasannya, sosok Jokowi yang lemah dan dangkal cocok dengan kepentingan neo imperialisme dalam rangka menguasai Indonesia. Mereka menginginkan sosok yang lemah dan gemulai untuk memimpin Indonesia yang memiliki sumberdaya alam yang kaya dan pasar yang besar.

"Padahal yang harus diwaspadai ialah neo imperialisme tidak pernah segan mengalirkan darah sesama rakyat demi tujuan imperialismenya tercapai.Kita sudah rasakan pada tahun 1965, yang hasilnya antara lain Freeport dikuasai hingga hari ini dan kemandirian industri kita susah diraih," demikian mantan Ketua Umum PB HMI MPO ini. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya