Berita

tabloid obor rahmatan lil alamin

Relawan Dahlan Iskan Terbitkan Tabloid Obor Rahmatan Lil'alamin

KAMIS, 26 JUNI 2014 | 07:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Setelah Tabloid Jokowi Adalah Kita, Buku Putih, dan sejumlah tabloid lainnya, kini giliran Tabloid Obor Rahmatan Lil'alamin yang diterbitkan. Tujuannya sama, yaitu menjawab fitnah ataupun kampanye hitam kepada Jokowi dari tabloid Obor Rakyat.

Penanggung Jawab tabloid Obor Rahmatan Lil'alamin Amal Alghozali menjelaskan, tabloid edisi perdana itu menjawab fitnah yang berbau SARA. Namun, bukan tidak mungkin pada edisi berikutnya membahas soal program-program calon presiden tersebut.

"Isinya 99 persen untuk pencerahan tentang hal yang benar. Jokowi itu tidak seperti yang difitnahkan," kata Amal, yang juga Koordinator Relawan Demi Indonesia, ini kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 26/6).


Edisi perdana, tabloid yang diterbitkan Padepokan Demi Indonesia, dulu markas pemenangan Dahlan Iskan, mengangkat headline "Fatwa 9 Kiai: Jokowi-JK Lebih Maslahat". Seluruh berita yang dimuat dalam tabloid tersebut diproduksi sendiri oleh tim redaksinya tanpa menjiplak ataupun mencomot berita dari media lain.

Edisi perdana yang terbit pada Juni 2014 ini antara lain memuat wawancara dengan KH Salahuddin Wahid, pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur. Ada pula petikan wawancara dengan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi serta Ketua Majelis Syariah DPP Partai Persatuan Pembangunan Maimoen Zubair. Pemenang Konvensi calon Presiden Partai Demokrat Dahlan Iskan juga menuliskan artikel untuk tabloid tersebut.

Amal mengungkapkan, tabloid mini tersebut telah dicetak sebanyak 200 ribu eksemplar dan disebarkan di sejumlah daerah di Pulau Jawa, antara lain Madura, Brebes, Cirebon, Indramayu, Tasikmalaya, Garut, Bandung, Sukabumi, Depok, dan Bekasi.

"Tidak menutup kemungkinan akan disebarkan di luar Pulau Jawa karena saat ini sudah ada permintaan dari Lampung dan Kalimantan Selatan," ungkapnya.

Karena itu, pihaknya saat ini tengah bersiap untuk menerbitkan 200 ribu eksemplar tambahan edisi perdana. Dalam waktu dekat, akan ada edisi baru serta laman Obor Rahmatan Lil'alamin.

Seluruh biaya penerbitan tabloid itu, dia menambahkan, diperoleh dari sumbangan komunitas-komunitas pendukung Jokowi. "Selain diberikan kepada pemesan penyumbang dana, tabloid setebal 32 halaman itu juga dijual secara eceran dengan harga promosi Rp 1.000. Banderol resminya Rp 5.000," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya