Berita

Bisnis

Pilpres Tak Pengaruhi Komisioner OJK

RABU, 25 JUNI 2014 | 12:42 WIB | LAPORAN:

Memasuki masa transisi pemerintahan pada Oktober 2014 mendatang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjamin bahwa pihaknya akan netral.

Berdiri tahun 2012, wasit di industri keuangan ini memiliki dua kewenangan, yaitu pengawas perbankan sekaligus otoritas moneter.

"OJK ini memiliki kewenangan yang sangat besar, lembaga ini akan mengawasi hampir seluruh aktivitas industri keuangan di Indonesia," jelas anggota komisioner OJK, Gonthor S Aziz  dalam acara diskusi bertajuk "Peran dan Fungsi OJK Dalam Memperkuat Industri Jasa Keuangan" di gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (25/6).


Gonthor menyebutkan, OJK tidak hanya melakukan pengawasan terhadap bank, namun juga memberi perlindungan nasabah dari praktek penipuan dari lembaga keuangan yang kerap terjadi.

"Ini adalah lembaga yang di buat untuk melindungi masyarakat dari lembaga keuangan dan mencerdaskan masyarakat," sambungnya.

Lebih jauh Gonthor menerangkan bahwa OJK juga berperan dalam memandu industri perbankan untuk terus tumbuh dan memberikan perlindungan kepada pelanggannya dan bersiap menghadapi kondisi terburuk yang mungkin muncul dari masa transisi pemerintahan saat ini.

"Karena itu Pilpres tak akan berpengaruh pada OJK karena komisionernya sudah dijamin hukum sejak diangkat. Tidak akan bermuatan politik karena penunjukkan sudah dilakukan jauh sebelum Pilpres dan tak akan diganti seenaknya karena pengaruh transisi pemerintahan," tutupnya.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya