Berita

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Bisnis

Peroleh Opini WTP Dari BPK, BPN Genjot Tata Pemerintahan Bersih

SELASA, 24 JUNI 2014 | 10:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bagi Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) BPN tahun 2013.

Opini itu salah satu indikator terkait akuntabilitas dan transparansi pengelolaan serta pertanggungjawaban pengelolaan aset dan keuangan negara.

Kepala BPN Hendarman Supandji mengatakan, pemberian opini WTP dari BPK merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajarannya. Kerja keras itu untuk mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.


“Ini semangat untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik, menjadi pendorong seluruh jajaran BPN untuk memberikan yang terbaik,” ujar Hendarman, kemarin.

Menurut dia, capaian opini yang diperoleh BPN selama tiga tahun anggaran terakhir terus meningkat. Tahun Anggaran 2011 BPN memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), diikuti opini Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelas (WTP-DPP) pada Tahun Anggaran 2012.

Hendarman mengatakan, komitmen pimpinan BPN untuk memperoleh opini WTP ditunjukkan dengan berbagai upaya. Salah satunya, menempatkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan bidangnya.

“Kami tempatkan orang yang tepat. Right man on the right place melalui pola mutasi dan promosi sesuai Peraturan Kepala BPN Nomor 1/2013 tentang Pola Jenjang Karier Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan BPN,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Hendarman, BPN juga membuat rencana aksi untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan BPK. Dalam mengelola keuangan negara, pihaknya berupaya melakukan dengan tertib, efisien, efektif, transparan dan akuntabel, menyelenggarakan pengendalian intern yang efektif dan menyusun laporan keuangan tepat waktu.

Bekas Jaksa Agung itu menegaskan, pimpinan BPN dan jajaran bertekad mempertahankan opini tersebut pada tahun-tahun mendatang. Caranya, dengan terus bekerja keras, penuh komitmen dalam melayani masyarakat sebagai perwujudan BPN baru, yang cepat, murah, sederhana, pasti dan anti KKN (korupsi, kolusi, nepotisme).

Wakil Ketua BPK Hasan Bisri menyadari, untuk mengelola keuangan negara bukan pekerjaan mudah. Selain harus taat pada aturan, juga harus mentaati rasa keadilan dan kepatutan.

“Saya kira itu hal yang tidak mudah karena keadilan dan kepatutan itu hanya ada dalam hati kita masing-masing,” ucapnya. ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya