Berita

jokowi

Sikap Jokowi Soal Palestina Tepat, SBY Dipertanyakan

SELASA, 24 JUNI 2014 | 07:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dalam debat capres seri ketiga dengan tema Politik Internasional dan Pertahanan Nasional, Joko Widodo mengatakan pihaknya mendukung perjuangan dan kemerdekaan bangsa Palestina.

"Sikap ini jelas, menunjukkan komitmen seorang capres dan itu sangat penting. Penegasan Jokowi itu sudah benar dan memang seharusnya begitu," ujar Direktur Pusat Kajian Timur Tengah dan Dunia Islam, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), di Jakarta, Selasa, (24/6).

Menurutnya, dukungan Jokowi bagi kemerdekaan Palestina sesuai dengan konstitusi bangsa Indonesia, dimana kita ikut menciptakan perdamaian dunia dan melenyapkan penjajahan serta kezaliman.


Bagi Hery, soal dukungan tersebut menunjukkan bahwa Jokowi-JK memiliki komitmen yang jelas dan tegas soal bagaimana bersama-sama bangsa lain ikut menciptakan tatanan dunia yang damai dan sejahtera.

"Saya melihat, persoalan Palestina yang menahun ini menjadi masalah dan tanggungjawab dunia, bukan hanya Indonesia. Palestina yang dijajah Israel jelas melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan dan HAM," lanjut Hery.

Karena itu, ia meminta siapapun yang menjadi presiden nanti, harus memberikan perhatian dan dukungan yang jelas kepada bangsa Palestina. Prinsip dasar politik luar negeri kita, tambah dia, adalah bebas aktif.

"Dengan prinsip tersebut, harusnya Indonesia dapat lebih aktif berperan dalam perdamaian Palestina-Israel serta konflik lain. Selama ini, peran Indonesia masih sangat minim," katanya.

Ia menyayangkan ketidaktegasan Presiden SBY dalam persoalan Palestina. Padahal, tambah dia, kehadiran dan peran Indonesia dalam konflik Timur Tengah dan lainnya, sangat dinantikan.  [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya