Berita

Mahfud MD

Wawancara

WAWANCARA

Mahfud MD: Dukungan Buruh Ke Prabowo Di Daerah Tidak Bisa Dihitung

JUMAT, 20 JUNI 2014 | 09:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Sukses Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperhitungkan suara buruh dalam Pilpres 9 Juli mendatang.

”Semua elemen masyarakat penting, termasuk buruh. Maka keberadaan buruh itu diper­hitungkan,” kata Ketua Tim Suk­ses Prabowo-Hatta, Mahfud MD kepada Rakyat Merdeka, kema­rin.

Bekas Ketua Mahkamah Kons­titusi (MK) itu mengaku semua elemen harus dirangkul untuk mem­bangun bangsa dan negara ya­ng kuat.


Berikut kutipan selengkapnya:

Buruh menuntut komitmen capres terkait outsourcing (te­naga alih daya), tang­gapan Anda?
Outsourcing secara yuridis kan sudah jelas.  Outsourcing itu kan memang tidak boleh untuk peker­jaan tetap.

Misalnya, tukang sapu, tukang antar surat dan sejenis. Sa­at saya menjadi Ketua MK  sudah di­putuskan ada beberapa peker­jaan tetap tidak boleh dija­di­kan out­sourcing.

Anda tetap setuju ada out­sour­cing di pekerjaan ter­tentu?
Outsourcing itu bisa dilaku­kan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sekali bekerja langsung selesai. Misalnya, mengecet tem­­bok, itu boleh outsourcing, memperbaiki kabel rusak itu juga outsourcing. Tapi kalau dia sebagai perawat kabel, perawat gedung dan sete­rusnya harus jadi pegawai tetap dong. Komit­men kami terhadap buruh sangat kuat.

Apa yang Anda lakukan kalau nanti tetap ada outsour­cing?
Saya sendiri yang akan me­ngawal itu. Kami akan mene­gakkan hukum dengan tegas.

Bagaimana dukungan buruh terhadap Prabowo-Hatta?

Pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sudah mendeklarasikan diri dengan membawa semua ketua organisasi buruh dan akan meng­himpun 60 ribu buruh di Su­rabaya, Sabtu (21/6) untuk melakukan aksi.

Program apa saja yang akan Anda sampaikan dalam aksi di Surabaya nanti?
Saya akan sampaikan dalam pidato saya mengenai perjuangan upah yang layak, jaminan kese­hatan, penghapu­san out­sour­cing untuk hal-hal yang perma­nen meskipun kerjaannya sepele. Selama ini kan pekerja yang merawat gedung di-outsourcing-kan. Ke depan itu tidak ada lagi.  Kalau perbaiki gedung, baru bisa di-outsourcing-kan.

Apa Anda yakin dengan dukungan buruh itu?
Ya. Prabowo sangat konsen dengan kekuatan buruh. Bahkan Prabowo sudah menandatangani fakta kesepakatan dengan buruh untuk memperjuangkan nasib buruh dan memperjuangkan tuntutan buruh.

Berapa suara yang bisa dihasilkan dari dukungan buruh ke Prabowo itu?
Wah, saya tidak bisa hitung. Pastinya buruh seluruh daerah. Gimana saya mau ngitung kan buruh ada sampai ke tingkat desa.

O ya, apa elemen masyarakat yang deklarasi di Rumah Polonia memikili akar rumput?
Tinggal menggarap deklarasi itu menjalar ke tingkat akar rumput. Itu yang sedang kami kerjakan. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya