Berita

prabowo-hatta

Prabowo Ajak Pengusaha Sama-sama Bangun Bangsa

JUMAT, 20 JUNI 2014 | 21:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon Presiden Prabowo Subianto menjelaskan pemimpin sejati adalah yang mampu menyejahterakan rakyatnya. Hal ini ditempuh dengan memaksimalkan perekonomian, yang nantinya akan melibatkan rakyat sebagai sumber daya yang sangat bermanfaat bagi kemajuan negeri.
 
"Kita harus bersama-sama. Pengusaha, pelaku industri, dan siapapun. Ayo kita bangun negeri ini," jelas Prabowo dalam dialog dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta malam ini (Jumat, 20/6).

Sementara itu pasangannya itu, Hatta Rajasa, menegaskan pihaknya akan menggaet pengusaha dan pelaku industri demi memajukan perekonomian Indonesia. "Kami datang untuk memberi penajaman program dan visi misi yang dibuat," imbuh Hatta Rajasa.


Kadin menggelar dialog dengan dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Perkumpulan pengusaha nasional ini ingin menggali pemikiran Prabowo Subianto dan Joko Widodo di bidang perekonomian, khususnya perdagangan dan pengembangan industri dalam negeri.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Organisasi dan Keanggotaan Anindya Bakrie menegaskan, format dialog tersebut bukan debat, melainkan tanya jawab antara capres dengan pengusaha. Sejumlah 60 persen visi misi kedua capres di bidang ekonomi tak jauh beda, cuma beda metode pelaksanaan saja.

Sehingga tujuan acara ini bukan tandingan atas debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum. "Kita melihat dengan tema dialog mereka bisa lebih keluar dalam menjelaskan visi misinya, tidak harus berdebat. Kita netral, fair, dan tujuannya bukan mengetes sehingga kagok. Tapi lebih mendalami pemikiran masing-masing capres," ujarnya.

Sejak era reformasi, KADIN selalu berusaha menggandeng setiap calon pemimpin lewat acara temu langsung dan penyamaan persepsi. Sehingga dialog ini tidak memiliki tendensi politik tertentu.

Atas dasar itu, Anindya membantah bila selepas acara KADIN bakal mengumumkan dukungan pada calon tertentu. Dia percaya organisasi pengusaha tidak mudah dimobilisir buat menyokong Prabowo atau Jokowi. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya