Berita

Agung Laksono

Wawancara

WAWANCARA

Agung Laksono: Saya Berharap Penetapan Menag Yang Baru Lebih Cepat Dilakukan

RABU, 04 JUNI 2014 | 09:48 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Biasanya orang betah mengisi jabatan ‘basah’. Tapi tidak dengan Agung Laksono. Dipercaya Presiden SBY menjadi pelaksana tugas (Plt) Menteri Agama (Menag) pengganti Suryadharma Ali, politisi Partai Golkar ini malah minta jabatan strategis itu buru-buru diisi.

”Saya berharap penetapan Menteri Agama yang baru lebih cepat dilakukan. Dengan demikian, apa yang sudah disiapkan  Pak Suryadharma Ali bisa segera dilaksanakan. Lebih cepat (diisi) lebih baik,” ujar Agung Laksono di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/6).

Menurut Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat itu, penetapan Menteri Agama baru itu perlu dilakukan. Pasalnya, banyak tugas yang harus dikerjakan yang tidak bisa didelegasikan kepada wakil menteri atau pelaksana tugas.


”Tugas Menteri Agama itu bukan hanya urusan haji, tapi juga menyelesaikan sejumlah RUU,’’ ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

RUU apa saja yang perlu diselesaikan?
Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan Keuangan Haji, dan RUU Jaminan Produk Halal. Makanya perlu segera dipilih menteri baru untuk menyelesaikan tugas itu.
    
Masa kerja Kabinet Indonesia Bersatu II tinggal empat bulan lagi. Apa masih perlu diisi Menteri Agama itu?
Ya dong. Saya kan hanya mengantar saja. Dalam Keppres, saya hanya sementara menjadi plt Menteri Agama, yakni sampai diangkat Menteri Agama definitif.

Saya berharap penetapan menteri baru lebih cepat dilakukan supaya bisa melaksanakan apa yang sudah disiapkan oleh Pak Suryadharma.

Staf Khusus Presiden Bidang Informasi dan Hubungan Masyarakat, Heru Lelono menilai, Wakil Menteri dan Plt Menteri Agama bisa menjalankan tugas-tugas itu, komentar Anda?
Bunyi Keppres-nya, saya bertugas sampai diangkatnya menteri baru yang definitif. Mudah-mudah dalam waktu dekat ini sudah ada.

Anda takut menempati posisi tersebut?
Nggak juga. Niat saya baik, niatnya lurus-lurus saja, kenapa takut jadi Plt Menteri Agama. Kecuali kalau punya agenda, memang repot. Menurut saya, kenapa kita harus takut kalau tidak punya agenda apa-apa.

Kenapa Anda berharap posisi Menteri Agama segera diisi?
Sebaiknya ada menteri. Sebab,  banyak hal yang harus ditandatangani menteri.

Misalnya, keputusan menteri, itu nggak bisa ditandatangani Wakil Menteri.

Perpres juga tidak bisa ditandatangani Wakil Menteri.

Anda kan bisa menandatangani itu?
Ya, selama saya menjabat. Itu saya yang menandatangani. Tapi, lebih baik kalau dipilih menteri definitif. Dengan demikian, ada kontinuitas dari keputusan sebelumnya.

Apa pengganti Suryadharma Ali harus dari PPP?

Itu bukan kewenangan saya. Karena Pak Suryadharma Ali berasal dari PPP, kemungkinan besar penggantinya berasal dari sana. Tapi itu hak prerogatif Presiden. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya