Berita

net

Hukum

MISTERI TRANSJAKARTA

Demonstran di Kejagung Pasang Tenda Menuntut Jokowi Diperiksa

SENIN, 02 JUNI 2014 | 19:18 WIB | LAPORAN:

Puluhan orang berdemonstrasi di depan gedung Kejaksaan Agung mendesak Gubernur DKI Jakarta (non-aktif), Joko Widodo, segera diperiksa dalam penyidikan korupsi pengadaan Bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB).

Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pengguna Transjakarta (AMANAT) menuntut Kejaksaan Agung bertindak profesional. Koordinator aksi, Pardi S, mengatakan, setidaknya Kejaksaan Agung berani memanggil Jokowi yang sedang mencapreskan diri

"Kami atas nama pengguna Transjakarta, hampir setiap hari kami gunakan Busway. Tapi dengan situasi seperti ini, kami juga ingin tahu sebenarnya, apakah Jokowi selaku gubernur benar-benar tidak mengetahui kasus ini atau pura-pura tidak tahu," ucapnya.


Dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Bus Transjakarta itu, masih banyak pihak yang harus bertanggung jawab selain mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono. Ia berharap agar penyidik berani melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

"Aksi kami ini tidak ada hubungannya dengan politik. Ini murni aksi masyarakat Jakarta. Kami senang Pak Jokowi tadinya sebagai gubernur sekarang dicalonkan menjadi presiden. Tapi kami akan lebih suka jika Jokowi dapat menjelaskan ini semuanya agar nantinya tidak tersandera kalau terpilih," umbarnya.

Selain memasang spanduk dan memegang poster bertuliskan "Jokowi Otak Korupsi TransJakarta," puluhan orang itu juga mendirikan tenda di depan gerbang Kejagung. Maksudnya, sebagai simbol akan terus mengontrol penanganan dugaan korupsi yang saat ini ditangani penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejagung itu. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya