Berita

GITA WIRJAWAN

PILPRES 2014

Gita Wirjawan Putuskan Barindo Netral

MINGGU, 01 JUNI 2014 | 22:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah DPD Barisan Indonesia (Barindo) tetap memang teguh instruksi Ketua Umum Gita Wirjawan bahwa Barindo netral pada Pemilihan Presiden 2014 ini.

"Kami tidak mendukung satu calon pun, sesuai instruksi Ketua Umum DPP Barindo, Bapak Gita Wirjawan. Jadi kami sementara netral," jelas Ketua DPD Barindo Jawa Timur, Qodi Lamahayu, saat dihubungi (Minggu, 1/6).

Sementara itu, Ketua DPD Barindo Kalimantan Timur, M. Husni Fahruddin, tak menampik sekitar 19-20 DPD telah menggelar pertemuan sebelum menyatakan dukungan kemarin ke Prabowo-Hatta.


DPD-DPD tersebut menyampaikan sikap politik tersebut karena menafsirkan surat edaran DPP bahwa Barindo netral dan menyerahkan kepada masing-masing pengurus DPD memilih sesuai hati nurani.  

"Tapi saya tidak datang. Karena mekanismenya tidak taat asas. Prabowo-Hatta juga saya pikir rugi dengan dukungan itu karena tidak semuanya mendukung, DPP juga tidak," tegasnya.

Namun, baik Husni maupun Qodi, sama-sama menyerahkan kepada DPP Barindo langkah yang diambil atas manuver sejumlah DPD yang mendukung Prabowo-Hatta. Mereka menunggu apa reaksi dari Gita Wirjawan.

"Tapi kita lihat saja apa reaksi DPP dan Pak Ketum setelah deklarasi kemarin," tambah Husni, yang berharap digelar Rapimnas untuk menentukan sikap Barindo apakah netral atau mendukung salah satu pasangan.

Sementara itu, Ketua DPD Barindo Kalimantan tengah Rahmat Hamka menyayangkan dukungan yang diberikan kepada salah satu pasangan capres tersebut. Menurutnya, ketika organisasi dan logo Barindo dibawa untuk dukung-mendukung harusnya melalui mekanisme AD/ART, jangan sepihak.

"Deklarasi kemarin itu tidak mewakili organisasi Barindo," timpal Ketua DPD Barindo Sulawesi Utara, Hengky Senduk secara terpisah. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya