Berita

joko widodo/net

Politik

ANALISA SPIRITUAL

Jokowi akan Ditinggalkan Orang Beriman

SABTU, 31 MEI 2014 | 13:41 WIB | OLEH: EMPIE ISMAIL MASSARDI

JOKOWI adalah capres yang disulap dan dicitrakan instan oleh sindikasi media , baik cetak,tv maupun online, sebagai sosok yang sederhana, jujur , bersih , dan rendah hati . Jokowi, menurut media, adalah sosok manusia sempurna tanpa cacat dan cela. Jokowi, masih menurut media, bukan hanya manusia setengah dewa, Jokowi adalah dewa itu sendiri. Seorang dewa yang dipersenjatai dengan pusaka sakti luar biasa bernama “Kiai Blusukan”.

Namun rupanya, tidak cukup hanya sekadar mencitrakan Jokowi sebagai orang suci saja. Dalam hal penentuan Jokowi sebagai capres pun, harus dicitrakan adanya “aura mistis”, sepertinya dikonsumsikan untuk masyarakat “klenik” atau “perdukunan”.

Tugas dalam pencitraan mistis ini dilakukan oleh Megawati sendiri ketika berbicara di hadapan peserta Rakernas II Partai Nasdem di Hotel Mercure Ancol, 27 Mei lalu.


Saat itu Megawati mengatakan, ketika akan mengambil keputusan mencalonkan Jokowi sabagai capres , dia bertanya kepada arwah Bung Karno tentang “Si Kerempeng” (Jokowi). Dan arwah Bung Karno pun menjawab, ”Dia (Jokowi) itu tahan banting”.

Jadi, penunjukan Jokowi sebagai capres itu bukan hanya keputusan Megawati, melainkan juga ada arwah Bung Karno yang turut menentukan.

Alih-alih mendapatkan simpati atas pernyataan tersebut, Megawati justru menuai banyak cercaan. Orang-orang “beriman” pun bereaksi keras! Karena dalam kepercayaan Kristen dan Islam, arwah orang mati itu meninggalkan dunia fana ini untuk memasuki alam roh atau alam barzah.

Dan di antara dua alam ini terdapat dinding pemisah yang tidak bisa ditembus oleh masing-masing penghuninya. Kemudian, jika ada arwah berada di alam dunia fana ini dan bisa berinteraksi dengan manusia hidup, menurut pemahaman agama Kristen dan Islam maka, sesungguhnya arwah ini adalah jelmaan “Setan”.

Dan setan adalah musuh yang nyata bagi manusia karena setan akan selalu menyesatkan manusia. Orang-orang “beriman” pun kemudian bertanya,” Apakah bangsa ini sedang dalam tipu daya setan ? Apakah bila dipimpin Jokowi, bangsa ini akan hancur seperti apa yang dikatakan Jusuf Kalla?”

Wallahu a’lam bish-shawabi! [***]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya