Berita

Bisnis

Duh, Pedagang Nekat Jual Cabai dan Tomat Busuk

JUMAT, 30 MEI 2014 | 17:21 WIB | LAPORAN:

Aksi nakal pedagang di pasar tradisional terus terjadi di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Pagi tadi sejumlah pedagang di Tasikmalaya nekat menjual cabai dan tomat busuk untuk hindari kerugian lebih besar.

Kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Singaparna Tasikmalaya sudah naik sejak sepekan terakhir. Menurut salah seorang pedagang, Zubaedah, kebutuhan seperti cabai merah naik seratus persen dari semula Rp 15 ribu menjadi Rp 30 ribu perkilogramnya. Sementara tomat, naik dari Rp 4 ribu menjadi Rp 8 ribu perkilogramnya.

Tingginya harga membuat sejumlah pedagang nakal menjual bahan kebutuhan tidak layak konsumsi. Selain cabai merah busuk, pedagang juga menjual cabai rawit dan tomat busuk. Upaya ini dilakukan demi menghindari kerugian lebih besar saat harga tinggi.


Selain itu harga daging ayam dan telur ayam juga alami kenaikan sekitar 40 persen. Harga ayam naik dari Rp 23 ribu menjadi Rp 28 ribu perkilogramnya. Sementara harga telur ayam naik dari Rp 13 ribu menjadi Rp 18.500 perkilogramnya.

Kenaikan harga kebutuhan pokok diperkirakan akan terus terjadi hingga memasuki bulan suci Ramadhan. Kenaikan harga juga disinyalir akibat ulah spekulan dan produsen.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya