Berita

Hukum

Anas Santai Didakwa Berambisi Nyapres

JUMAT, 30 MEI 2014 | 16:53 WIB | LAPORAN:

Anas Urbaningrum santai menanggapi isi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya menyimpan ambisi menjadi presiden. Anas menilai itu berlebihan.

"Terhadap dakwaan tadi, kalimat yang pas untuk meresponnya adalah bahwa dakwaan itu imajiner," kata Anas usai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/5).

Selain itu, Anas juga menilai dakwaan yang dialamatkan kepadanya bersifat spekulatif.


"Data-datanya saya kira tidak valid, konstrusinya juga tidak jelas bahkan kalimat pertama sudah kalimat yang sangat spekulatif, kalimat yang imajiner," terang dia santai.

Dalam dakwaan, Jaksa KPK juga menyebutkan sekitar tahun 2005, terdakwa Anas keluar dari KPU dan berkeinginan tampil menjadi pemimpin nasional. Ditanya soal itu, Anas lagi-lagi membantahnya.

"Itu saya kira bukan kenyataan tapi itu pernyataan imajiner," ujarnya.

Karenanya Anas dan tim kuasa hukumnya akan menyiapkan nota keberatan atau eksepsi untuk menjawab dakwaan Jaksa tersebut.

"Saya berharap pemeriksaan saksi-saksi dan fakta-fakta persidangan betul-betul sangat dipertimbangkan oleh JPU di dalam menyusun tuntutan waktunya nanti," demikian Anas.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya