Berita

sunanto

JPPR: Audit Dana Kampanye hanya Formalitas!

KAMIS, 29 MEI 2014 | 18:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Audit dana kampanye yang dilakukan Kantor Akuntan Publik (KAP) hanya formalitas belaka untuk menjalankan PKPU 24 dan Surat Keputusan 368 yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pasalnya, hasil audit KAP yang telah diserahkan ke KPU yang kemudian diberikan ke partai politik secara tutup. Mestinya, KPU mempublikasikan hasil proses audit dana kampanye kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Menko Program Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Sunanto, petang ini (Kamis, 29/5).


Apalagi, yang diaudit hanya kepatuhan laporan dan pelaporan dana kampanye. Sementara terkait temuan dan fakta adanya kejanggalan, KAP hanya mengambil sampel saja untuk dilusuri.

"Lalu apa artinya KPU menggunakan anggaran yang begitu banyak untuk KAP bila hasilnya seperti itu," ungkapnya.

KPU juga seharusnya mempublikasikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye partai politik. Hal ini penting agar publik dapat membandingkan hasil audit dengan laporan sesungguhnya.

"Sesungguhnya Bawaslu telah melakukan pengawasan terhadap KAP dan itu juga kami tunggu hasilnya," ungkap Cak Nanto, begitu ia kerap disapa.

Dia menambahkan, Bawaslu sebenarnya telah berkerjasama dengan PPATK dalam menelusuri rekening, khusus dana kampanye dan kejanggalan dalam laporan dana kampanye partai dan caleg. Tapi sampai saat ini juga belum dipublikasikan dan ditindaklanjuti.

"Kami curiga ada kongkalikong Bawaslu, peserta pemilu yang dengan sengaja menutupi temuan pelanggaran dan kejanggalannya," demikian Cak Nanto. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya