Berita

Sangat Disayangkan Kalau SBY Netral

KAMIS, 29 MEI 2014 | 17:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat merupakan pemenang Pemilihan Umum  2009 lalu. Makanya, sebagai juara bertahan, sangat disayangkan kalau pada akhirnya netral pada Pilpres meski kalah pada Pemilu 2014 kemarin.

"Kita melihat Demokrat ini juara bertahan dan SBY sebagai figur pemimpin. Sangat disayangkan nonton di belakang," ujar pengamat komunikasi politik Hendri Satrio kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Kamis, 29/5).

Menurutnya, kalau Demokrat tidak bisa mengajukan pasangan capres dan SBY tidak bisa maju lagi karena sudah dua periode menjadi Presiden bukan alasan untuk tidak menentukan pilihan.


"Kalau tidak bisa maju lagi, pilih yang bisa mempertahankan atau melanjutkan kebijakannya. Kalau pemenang jadi penonton itu takut bertanding," tegasnya.

Dia memprediksi SBY dan Demokrat pada akhirnya akan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Alasannya, sampai sekarang pintu komunikasi dengan Megawati Soekarnoputri yang mengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla masih belum terbuka.

"Kalau terbuka, itu bisa mengubah konstelasi politik. Makanya kita berharap para tokoh ini bisa memberikan contoh yang baik, agar lebih terbuka dan memaafkan," tandas dosen Universitas Paramadina ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya