Berita

jokowi

Setelah dengan Jesus, Kini Jokowi Disamakan dengan Nabi Muhammad

RABU, 28 MEI 2014 | 06:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Para pendukung Joko Widodo tampaknya terus mencari dalih untuk meyakinkan para pemilih bahwa apa yang dilakukan calon presiden tersebut selama ini adalah perbuatan mulia.

Bahkan, tak tanggung-tanggung mereka menyamakan kebiasaan Jokowi yang kerap disebut blusukan, sama dengan apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Hal itu terungkap pada acara memperingati Isra Mikraj di sela-sela peresmian kantor pusat tim kampanye nasional Jokowi-JK  di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, kemarin.


Dikutip dari sebuah media, sesi ceramah berdurasi 30 menit ini mengenang  bagaimana Nabi Muhammad SAW melakukan blusukan semasa hidupnya. Kata 'blusukan' digunakan sang penceramah, Prof. Hamka Haq, mengingat kebiasaan Jokowi turun ke lapangan.

"Kenapa kita gunakan istilah blusukan? Karena itu memang istilah yang modern sementara kalau dulu istilahnya diperjalankan. Kalau Jokowi ini punya salah satu sifat nabi. Karena Jokowi kan memang sengaja menemukan masyarakat, dia tidak mau dikenang masyarakat, tapi mengenang masyarakat, turut menyapa. Nah, itu salah satu sifat nabi yang diperjalankan itu," jelas Prof. Hamka, Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia, sayap PDIP ini. (Baca: Blusukan Jokowi Mirip Kebiasaan Nabi Muhammad)

Sebelumnya juga ada yang menyamakan Jokowi dengan Jesus.

Dalam tulisannya, Jesus, Jokowi, dan Keselamatan Rakyat, Rohaniwan Aloys Budi Purnomo, Pr menyebutkan, baru-baru ini beredar guyonan politik yang diberi label “persamaan dan perbedaan Jokowi dan Jesus (baca: Yesus)”. Menurut guyonan tersebut, ternyata ada persamaan yang signifikan antara Jokowi dan Jesus. Paling tidak, ada lima persamaan dan hanya ada satu perbedaan.

Kelima persamaan itu, pertama, keduanya sama-sama berinisial huruf J. Kedua, baik Jesus maupun Jokowi sama-sama anak tukang kayu. Ketiga, keduanya sama-sama mencintai rakyat kecil, tersingkir, dan difabel. Keempat, sama seperti Jesus, Jokowi suka blusukan, menjumpai rakyat kecil. Kelima, konon keduanya sama-sama berasal dari Jawa Tengah.

Nah, dalam persamaan kelima ini terdapat perbedaan. Meskipun sama-sama berasal dari Jawa Tengah, Jokowi adalah orang Solo, sedangkan Jesus orang “Kudus”. (Baca: Jesus, Jokowi, dan Keselamatan Rakyat)

"Guyonan itu hemat saya merupakan harapan. Kami umat Kristiani, terutama saya sebagai orang Katolik yang notabene juga seorang pastor, tidak merasa tersinggung dengan guyonan itu. Tidak masalah Jokowi disandingkan dengan Jesus. Itu bukan pelecehan, juga bukan penghinaan! Pastinya, Jesus akan tersenyum simpul membaca atau mendengar guyonan tersebut. Dipastikan pula Ia tidak marah," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya