Berita

ilustrasi pelanggar lalu lintas/net

Hukum

Empat Hari Operasi Simpatik Polda Metro Terbitkan 4.244 Tilang

SABTU, 24 MEI 2014 | 06:05 WIB | LAPORAN:

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindak sebanyak 10.338 pelanggar lalu lintas selama empat hari pelaksanaan Operasi Simpatik 2014. Dari jumlah tersebut, 6.094 diantaranya diselesaikan dengan teguran dan sisanya 4.244 diberi surat tilang.

Dilansir situs TMC Polda Metro, Sabtu (24/5), pelanggaran didominasi pengendara sepeda motor dengan jumlah 2.944 tilang. Sisanya, 1.001 tilang dikeluarkan untuk mobil penumpang dan 228 kendaraan khusus, serta 71 tilang untuk bus.

Untuk sepeda motor, jenis pelanggaran karena melawan arus lalu lintas sebanyak 531 tilang. Disusul ketidaklengkapan dokumen sebanyak 495, tidak memakai helm 412 tilang, serta pelanggaran lainnya.


Sementara itu, untuk kendaraan roda empat atau lebih, pelanggaran rambu lalu lintas dan parkir sembarangan sebanyak 398 tilang. Disusul, kelengkapan dokumen kendaraan sebanyak 138, muatan berlebih 91 tilang, dan lainnya.

Dari sejumlah tilang yang dikeluarkan, Ditlantas menyita barang bukti berupa 2.690 STNK, 1.518 SIM, dan 36 unit kendaraan.

Selanjutnya, untuk profesi pelanggar kebanyakan dilakukan oleh karyawan swasta sebanyak 2.594, pelajar dengan jumlah 734, pengemudi 608, dan Pegawai Negeri Sipil 64 orang.

Terakhir, pelanggar yang mendapat tilang rata-rata berusia 26-30 tahun dengan jumlah 1.106. Urutan kedua ditempati pelanggar berusia 31-35 tahun sebanyak 951, dan usia 21-25 tahun 822 orang.

Operasi Simpatik 2014 sendiri digelar serentak di seluruh Indonesia selama 21 hari, mulai dari 19 Mei hingga 8 Juni mendatang. Operasi dilaksanakan dengan tujuan meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas dan mengendalikan kemacetan. [why]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya