Berita

suryadharma ali/net

Hukum

Siapa "Dan Kawan-kawan" yang Dimaksud KPK dalam Sprindik SDA?

KAMIS, 22 MEI 2014 | 22:55 WIB | LAPORAN:

Masih ada pertanyaan menyembul dari langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) sebagai tersangka dalam dugaan korupsi Ibadah Haji tahun anggaran 2012-2013.

Dalam surat perintah penyidikan (Sprindik), SDA tak disebut sendirian. Ada kalimat "dan kawan-kawan" dalam sprindik yang ditandatangani oleh pimpinan KPK itu. Siapa kawan-kawan yang dimaksud dalam sprindik itu?

Saat kasus ini dalam proses penyelidikan, KPK sudah memintai keterangan sejumlah pihak. Diantaranya, Hazrul Azwar, Jazuli Juwaini, Anggito Abimayu serta pihak lain dari Kementerian Agama dan kerabat Suryadharma. Mereka ditanyai seputar pelaksanaan ibadah haji yang menggunakan dana Rp 1 triliun.


Dari informasi yang dihimpun, nama-nama tersebut juga menjadi potensial suspect. Hasrul Azwar, Sri Ilham Lubis, Anggito Abimayu, serta Rendika D. Harsono juga menjadi incaran KPK, walau tidak berkaitan langsung dengan perkara yang menjerat SDA.

KPK sendiri punya tiga fokus dalam penyelidikan dugaan korupsi haji. Pertama, berkaitan dengan biaya perjalanan ibadah haji. Kedua, berkaitan dengan soal akomondasi pengadaan; dan ketiga, berkaitan dengan orang-orang yang dapat fasilitas untuk pergi ke sana. Hal itu sebagaimana pernah diutarakan oleh Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto.

Terkait akomodasi dan pengadaan tersebut, nama sejumlah anggota DPR dan kolega SDA di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disebut bermain. Dugaannya adalah orang yang mendapat fasilitas pergi haji (istri, adik, dan menantu) turut kecipratan.

Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo yang dikonfirmasi masih tak mau membeberkan secara gamblang siapa dan kawan-kawan yang dimaksud dalam sprindik SDA. Tapi, Johan tak menyangkal  kemungkinan bakal ada pihak lain yang dijerat dalam perkara ini. Dia bilang, penetapan tersangka baru bisa diwujudkan tergantung dari sejauh mana alat bukti yang ditemukan dari pengembangan kasus ini.

"Ke mana arah pengembangan, sejauh mana penyidik dalam proses ini menemukan dua alat bukti yang cukup," terang dia.

Saat ditanyakan siapa pihak lain yang terlibat dalam kasus ini dan dapat ditetapkan menjadi tersangka, Johan masih tak mau berandai-andai. Yang pasti, siapapun yang nantinya ditemukan bukti keterlibatannya bisa dijerat.

"Siapapun, sepanjang ditemukan dua alat bukti cukup. Tapi, KPK tak membidik dan tergantung pengembangan penyidik dalam kaitan dengan kasus haji," tegasnya. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya