Berita

melani leimena suharli/net

Hukum

Waka MPR: Pelaku Kekerasan Anak Dikebiri Saja!

SENIN, 19 MEI 2014 | 18:54 WIB | LAPORAN:

Pelaku kekerasan seks terhadap anak selayaknya dihukum seberat-beratnya.

Demikian dikatakan Wakil Ketua MPR Melaini  Leimena Suharli Suherli dalam diskusi di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/5).

"Tak cukup dihukum penjara 15 tahun, kalau perlu dikebiri," tegas politisi perempuan Partai Demokrat itu.


Sementara  untuk korban, menurut dia, perlu bimbingan psikologis. Hal itu penting untuk pemulihan trauma atas kekerasan yang dialami.

"Undang-undang tentang kekerasan terhadap anak harus direvisi bersama Komisi 8 dan KPAI," imbuhnya.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Iindonesia (KPAI), Asrorun Niam Soleh yang juga hadir sebagai pembicara pada diskusi tersebut mengatakan, aksi kejahatan di dalam lembaga pendidikan berarti melakukan kejahatan dengan mengkambinghitamkan sekolah.

"Kekerasan ada di lingkungan pendidikan atas nama pendidikan ini merupakan ironi," pungkasnya.

Asrorun berpendapat, masyarakat berperan penting untuk menjaga tak terjadi kekeran di lingkungan pendidikan terhadap anak.

"Hasil analisis KPAI salah satu penyebab kekerasan anak bukan hanya ada kekerasan tetapi juga ada tipu daya. Kerelaan dalam kasus seks terhadap anak pasti ada unsur tipu daya," urainya.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya