Berita

m. jasin

M. Jasin: Fokus Berantas Korupsi, Pimpinan KPK Jangan Tergiur Jabatan Politik

KAMIS, 15 MEI 2014 | 22:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beserta seluruh jajarannya harus berintegritas, independen dan profesional dalam melaksanakan tugas.

"Karena KPK mengemban amanat rakyat dalam mencegah dan memberantas korupsi di Indonesia, bukan tugas lain," tegas bekas Wakil Ketua KPK M. Jasin kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Kamis, 15/5) terkait wacana Abraham Samad  akan dipinang sebagai cawapres.

Karena tuntutan tugas yang mulia itu, dia mengingatkan, pimpinan KPK sebaiknya tidak beralih ke tugas lain sebelum masa bakti di KPK selesai. Kalau komisioner meninggalkan tugas tersebut, berarti KPK memulai sendiri suatu ketidakpastian hukum.


"Karena belum selesai masa tugas yang dipercayakan rakyat, sudah pindah/lompat ke  jabatan lain yang menggiurkan apalagi jabatan politik. KPK harus menjadi contoh dalam menegakkan integritas, mencegah conflic of interest, dan pengaruh apapun dalam kaitannya dengan pengambilan kebijakan penting," demikian Jasin.

Sebelumnya, Jasin mengungkapkan, pimpinan KPK tidak boleh terkontaminasi dengan politik dan iming-iming jabatan politik.

Untuk mencegah hal itu, dia mengusulkan, seharusnya ada UU yang mengatur bahwa pimpinan KPK tidak bisa meloncat ke jabatan politik atau pejabat pemerintah pada saat masa jabatannya belum berakhir.

"Pimpinan KPK dapat beralih ke jabatan lain setelah 2 tahun terhitung dari berakhir masa jabatannya, sebagaimana KPK Hongkong. Hal ini untuk mencegah adanya deal-deal politik," tegas Jasin, yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian Agama. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya