Berita

jokowi-imin

Muhaimin Minta Dilibatkan dalam Penentuan Cawapres Jokowi

SABTU, 10 MEI 2014 | 21:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan pihaknya berkoalisi dengan PDIP tidak hanya didasari platform dan visi misi yang sama semata, tetapi juga karena faktor historisitas yang mengakar.

Namun, setelah resmi menyatakan berkoalisi, Muhaimin mengajukan permintaan kepada partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

"PKB meminta, setelah penetapan dukungan kepada Jokowi dan berkoalisi dengan PDIP ini, semua keputusan strategis baik soal strategi pemenangan dan penentuan cawapres dapat dibahas bersama antar partai koalisi pendukung Jokowi," jelas Muhaimin dalam siaran persnya (Sabtu, 10/5).


Sebelumnya disebutkan, PKB sudah mengajukan sejumlah nama untuk menjadi cawapres Jokowi. Yaitu, mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Muhaimin sendiri.

PKB merupakan partai kedua yang berkoalisi dengan partai berlambang kepala banteng tersebut. Partai Nasdem sudah lebih dulu menyatakan sikap berkoalisi dan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya