Berita

Boediono

Jangan Biarkan Boediono Cuci Tangan atau Lari dari Tanggung Jawab

JUMAT, 09 MEI 2014 | 18:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkesan melempar tanggung jawab kepada para deputi Gubernur BI terkait pemberian Fasilititas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada Bank Century.

Boediono membenarkan proses pemberian FPJP yang ilegal itu dengan menggunakan tekanan krisis sebagai alasan. "Namun (Boediono) menimpakan kesalahannya tersebut kepada bawahan," jelas inisiator dan anggota Timwas Century DPR Bambang Soesatyo (Jumat, 9/9).

Bambang menjelaskan, dalam kesaksiannya untuk terdakwa Budi Mulya di pengadilan Tipikor Jakarta, Boediono tidak memberikan jawaban tegas tentang tanggung jawab atas pemberian FPJP walaupun dia tahu Bank Century tidak memenuhi persyaratan.
 

 
Kepada majelis hakim, Boediono menggambarkan bahwa perannya hanya sampai pada tahap mengubah PBI (Peraturan Bank Indonesia). Sedangkan penanggung jawab pemberian FPJP berada di pundak tiga deputi gubernur BI, meliputi Budi Mulya, Budi Rochadi dan Siti Fadjriah.
 
Dengan jawaban seperti ini, menurut Bambang, Boediono terkesan ingin cuci tangan, dan menimpakan semua ekses penyelamatan Bank Century kepada para Deputi Gubernur BI. Dari kesaksiannya itu, Boediono juga cenderung memosisikan FPJP sebagai keputusan personal masing-masing Deputi Gubernur BI, dan bukan keputusan institusi BI.
 
"Bagi saya, jawaban Boediono seperti itu semakin membingungkan. Soalnya, keputusan Dewan Gubernur BI selama ini dipahami sebagai keputusan kolektif kolegial. Saya teringat lagi akan sebuah notulen Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI. Dalam RDG yang memperdebatkan ketidaklengkapan syarat pemberian FPJP untuk Bank Century itu, Budi Mulya terkesan mulai cemas," tekan politikus Golkar ini.

Kecemasan Budi tercemin dari kalimat-kalimat yang ditujukannya ke Boediono. Misalnya, “…….kita bersama harus mencari suatu situasi agar tidak ada permasalahan di kemudian hari. Kasihan kawan-kawan Satker tidak tau apa-apa. Mereka hanya melaksanakan apa yang kita Dewan putuskan."
 
"Dari pernyataan Budi Mulya itu, sangat jelas bahwa Boediono selaku pimpinan rapat, ikut memutuskan. Karena itu, saya berharap pengadilan Tipikor tidak membiarkan Boediono cuci tangan atau lari dari tanggung jawab," tandasnya.

Sidang kasus Century di Pengadilan Tipikor dengan saksi Boediono saat ini masih skorsing. Sidang yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tadi akan dilanjutkan pukul 18.30 beberapa saat lagi. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya