Berita

tarif dasar listrik (TDL)

Bisnis

Pemerintahan Baru Diminta Hindari Kebijakan Yang Sengsarakan Rakyat

Pro Kontra Kenaikan TDL Industri
JUMAT, 09 MEI 2014 | 08:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait menyayangkan kebijakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) industri yang mencapai 34 persen mulai 1 Mei lalu.

Padahal, kalangan industri sangat keberatan karena dampaknya akan merugikan sektor perindustrian.

“Apalagi kebijakan kenaikan TDL itu tidak terintegrasi, tidak sinergis antara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Kementerian Peridustrian (Kemenperin). Harusnya kebijakan itu tidak saling bertentangan dan kenaikan itu tidak merugikan industri dan rakyat,” tegas Maruarar dalam diskusi bertema Kenaikan TDL bagi Industri tahun 2014 di Gedung DPR Jakarta, kemarin.


Menteri ESDM Jero Wacik pada 1 April lalu telah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 09 tahun 2014 tentang kenaikan TDL dan mulai berlaku 1 Mei 2014.

Karena itu, lanjut politisi PDIP itu, pemerintahan baru ke depan harus mampu membuktikan perubahan kebijakan yang manfaat untuk kalangan industri, buruh dan rakyat.

“Kalau kebijakan itu akan makin menyulitkan rakyat, harga-harga naik, terjadi pengangguran, inflasi meningkat dan kemiskinan bertambah, tidak perlu dan harus dihindari,” tegasnya.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat mengatakan, kebijakan Kementerian ESDM sudah ditentang oleh Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat, tapi tetap saja jalan terus.

“Seolah-olah melindungi industri kecil, tapi malah merugikan karena dari hulu ke hilir akan mengalami kenaikan harga-harga produksi dan memberatkan industri dan masyarakat. Karena itu, pengurangan tenaga kerja tak bisa dihindari. Semua industri akan melakukan yang sama karena kontraknya jangka panjang,” jelas dia.

Padahal, lanjut Ade, TDL pada tahun 2013 sudah naik 15 persen dan kalangan industri masih belum melunasi utangnya sampai Desember 2014. Anehnya, mulai 1 Mei ini sudah dibebani dengan utang baru.

“Ini menunjukkan ada kesalahan dalam pengelolaan energi nasional, sehingga menyimpang dari jargon untuk meningkatkan daya saing produksi nasional,” kritik Ade.

Menurutnya, dampak kenaikan TDL terhadap industri sebesar 34 persen tahun ini antara lain akan terjadi harga satuan produk meningkat sampai 20  persen sehingga menurunkan daya saing di pasar domestik maupun internasional, produksi berkurang, pengurangan karyawan, inflasi meningkat, kontribusi pajak menurun dan menimbulkan persaingan yang tidak sehat.

Ade usul, kenaikan TDL 2014 tidak hanya diberlakukan pada sektor ekonomi produktif. Tapi kenaikan itu juga harus memiliki prinsip berkeadilan bagi kemajuan bangsa dan seharusnya bertahap, minimal dua tahun. ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya