Berita

Hukum

Anas: SBY dan Ibas Saksi Fakta

SENIN, 05 MEI 2014 | 21:53 WIB | LAPORAN:

Tersangka dugaan penerimaan gratifikasi dan pidana pencucian uang Anas Urbaningrum heran kenapa KPK tidak menggali keterangan dari Ketua Umum Demokrat SBY dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Padahal, menurut Anas, SBY dan anak bungsunya itu layak disebut sebagai saksi fakta terkait tuduhan yang dialamatkan KPK terhadap dirinya.

"Sebetulnya, kesaksian jauh nilainya dibanding kalau yang diperiksa adalah saksi fakta, Pak SBY atau Mas Ibas," kata dia usai diperiksa sebagai tersangka pidana penucian uang di Kantor KPK, Jakarta (Senin, 5/5).


Anas dituduh menggunakan uang proyek Hambalang untuk pemenangan dirinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada kongres partai di Bandung 2010 lalu. Dalam kongres tersebut, SBY merupakan penanggungjawab, sementara Ibas bertindak sebagai Sterring Comitte.

Karena SBY dan Ibas menjadi saksi fakta, kata Anas, maka dirinya menjadikan bapak dan anak itu sebagai saksi meringankan.

"Kalau Pak SBY dan Mas Ibas dipanggil sebagai saksi fakta, yang seharusnya memang dipanggil, kan tidak perlu saya mengajukan sebagai saksi meringankan," terangnya.

Diketahui, SBY dan Ibas sudah menolak jadi saksi untuk Anas. Soal penolakan, Anas pun berkomentar belum tahu.

"Saya kan belum tahu betul atau enggak suratnya seperti apa. Tapi saya tahu, yang namanya presiden dan anak presiden, itu sulit untuk tanda tangan surat pemanggilan itu," tandasnya.[dem]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya