Berita

Abraham-jokowi

Abraham Samad harus Tahan Syahwat Politik

SENIN, 05 MEI 2014 | 16:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Komisi Pemilihan Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad boleh saja menyebut pertemuannya dengan calon Presiden PDI Perjuangan Joko Widodo di ruang tunggu VIP Bandara Adisucipto, Yogyakarta Sabtu kemarin sebagai sebuah kebetulan. Namun, publik menilai berbeda.

"Saya yakin pertemuan Jokowi dan Samad di ruang VIP Bandara Adi Sucipto Yogyakarta kemaren bukan pertemuan kebetulan," tegas penggiat anti korupsi, Dahnil Anzar Simanjuntak (Senin, 5/5).

Pertemuan itu kian meneguhkan wacana dan romor Samad akan digandeng Jokowi menjadi calon wakil presiden. Dahnil menyayangkan hal tersebut. Karena semakin intens Samad cawe-cawe dalam wacana Pilpres dan politik praktis, akan mengganggu perspektif publik terhadap KPK.


"Kasihan pimpinan KPK dan unsur KPK yang lain yang berusaha melepaskan diri dari image politisasi kasus korupsi, bisa dirusak dengan laku Samad yang agak politis," imbuh dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten ini.

Alasannya, Ketua KPK harus tampil sebagai juru bicara pemberantasan bukan justru mengeluarkan statement politis atau bertindak politis. "Saya sangat menyayangi sikap Abraham Samad yang justru tidak menghormati jabatannya dan institusi KPK," kesalnya.

Dahnil semakin kesal karena Samad tidak pernah dengan tegas menerima atau menolak andai dia ditunjuk sebagai pendamping Jokowi. "Samad harus menjaga syahwat politik sampai dia menuntaskan tugasnya sebagai Ketua KPK RI," kata Dahnil mengingatkan. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya