Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Resmi, Microsoft Selesaikan Pembelian Nokia

SABTU, 26 APRIL 2014 | 10:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan perangkat komputer multinasional besutan Bill Gates, Microsoft resmi menyelesaikan pembelian bisnis ponsel asal Finlandia, Nokia dengan nilai 7.5 miliar dolar AS (Jumat, 25/4).

Hal tersebut berarti mengakhiri produksi ponsel oleh Nokia.

Kesepakatan jual-beli antara kedua perusahaan seharusnya selesai pada awal tahun ini. Namun karena sejumlah kendala dan hambatan di tingkat regulator, sehingga penyelesaian pembelian baru terlaksana kemarin.


"Hari ini kami menyambut perangkat dan layanan bisnis Nokia ke dalam keluarga kami," kata kepala eksekutif Microsoft Satya Nadella seperti dilansi BBC.

"Kemampuan mobile dan aset yang mereka bawa akan memajukan transformasi kamin," lanjutnya.

Setelah resmi dibeli, Nokia tidak lagi memproduksi perangkat mobile, melainkan fokus pada pengembangan jaringan, layananan pemetaan, pengembangan teknologi, serta lisensi.

Seorang mantan Kepala Eksekutif Nokia, yakni Stephen Elop diangkat menjadi wakil presiden eksekutif grup perangkat Microsoft. Ia bertanggung jawab atas produksi sejumlah produk microsfot seperti ponsel pintar Lumia, Tablet, hardwate Xbox, Microsoft Surface, dan Perceptive Pixel (PPI).

Sementara itu, nasib dua pabrik Nokia di Asia tidak tercantum dalam kesepakatan. Sehingga, pabrik Nokia di Chennai India akan segera dikenakan pembekuan aset oleh otoritas pajak setempat. Sedangkan pabrik Nokia di Masan Korea Selatan akan segera ditutup. [mel]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya