Berita

Uchok Sky Khadafi

Mantap, KPK Tetapkan Hadi Purnomo Sebagai Tersangka

SENIN, 21 APRIL 2014 | 22:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keputusan KPK menetapkan Dirjen Pajak 2002-2004 Hadi Purnomo sebagai tersangka kasus permohonan keberatan wajib pajak yang diajukan Bank Central Asia (BCA) disambut baik.

Diharapkan, kasus yang membelit Ketua BPK yang hari ini memasuki masa pansiun itu bisa membuka kasus-kasus pajak lainnya.

"Itu mantap, baik sekali KPK mengungkapnya. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pintu masuk untuk mengusut semua kasus-kasus pajak," ujar aktivis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi, kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Senin, 21/4).


Uchok menegaskan hal tersebut karena menurutnya aspek penerimaan negara sangat buruk. Karena itu tidak heran, Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukap diduga lembaga yang paling korup.

"Makanya saya meminta Hadi Purnomo untuk membuka kasus-kasus yang lain. Dia harus terbuka pada publik. Kasus Century juga harus diungkap," tandasnya.

Hadi Purnomo selaku Dirjen Pajak pada 2002-2004 disangka menyalahgunakan wewenang melakukan perbuatan melawan hukum dengan memerintahkan Dirjen Pajak Penghasilan (PPH) untuk mengubah hasil telaah dan kesimpulan Direktorat PPH terhadap permohonan keberatan wajib pajak yang diajukan BCA. Akibatnya, negara rugi Rp 375 miliar.

Dalam perkara ini, Hadi Purnomo disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana. Mengacu pada pasal diatas, Hadi terancam pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya