Berita

Tegas terhadap Koruptor, Samad Tepat jadi Pendamping Jokowi

SABTU, 19 APRIL 2014 | 18:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dinilai tepat untuk menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo.

Pasalnya, calon presiden dari PDI Perjuangan itu perlu sosok pendamping yang tegas. Sehingga wapres tersebut kelak dapat mengawasi kebijakan yang diambil.

"Hanya teknokrat yang seperti itu. Tidak mungkin partai," jelas pengamat politik LIPI, Indria Samego Sabtu (19/4).


Menurutnya, jika menjadi pendamping Jokowi, Abraham Samad dapat mengawasi program pemerintahan dengan baik. Ketika ada yang korupsi, akan ditindak tegas.

Tak hanya itu, kabinet yang dipimpin Jokowi akan serius menjalankan pemerintahan kalau  menggandeng Samad. Program tidak hanya untuk konstituen politik, tapi juga semua masyarakat.

"Jika Samad mendampingi Jokowi, pemerintahan diyakini akan diawasi dengan baik. Tidak akan ada kebocoran APBN," ungkapnya.

Karena Samad memiliki sejarah emas dalam pemberantasan korupsi. KPK di zamannya menetapkan seorang menteri dan pejabat setingkat menteri sebagai tersangka korupsi. "Ini prestasi luar biasa," jelasnya.  [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya