Berita

Marwan Ja'far

Marwan Ja'far: Belum Apa-apa PPP Sudah Lari Duluan

JUMAT, 18 APRIL 2014 | 21:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dukungan PPP terhadap calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto semakin meyakinkan bahwa partai-partai Islam dan berbasis massa Islam sulit untuk bersatu.

Demikian disampaikan Ketua DPP PKB Marwan Ja'far kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 18/4).

"Ya sejak awal kami yakin itu (koalisi partai Islam) tidak akan terwujud. PAN sudah punya calon (calon presiden), PKS juga. PPP baru pembicaraan awal saja sudah lari duluan," jelas Marwan.


Karena itu, prediksi PKB bahwa koalisi partai Islam sulit terwujud, meski pada Kamis malam kemarin tokoh-tokoh partai Islam sudah melakukan pembicaraan awal, menemukan pembenaran.

"Apa yang dikatakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, 'Kami sudah kapok' ada betulnya. Itu sinyal awal. Unsur larinya lebih tinggi. Kalau PKB santai-santai saja, istiqomah dengan garis perjuangan. Mereka yang laru duluan," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali juga menegaskan, dukungan sejak dini kepada calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto karena khawatir partai Islam tidak bisa bersatu.

"Saya khawatir partai-partai Islam tidak bisa mengambil kata sepakat ketika menentukan capres dan cawapres dari partai Islam," kata SDA kepada wartawan di Kantor DPP PPP, Jakarta, Jumat (18/4). [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya