Berita

Abraham-jokowi

Jokowi akan Semakin Kuat kalau Didampingi Abraham Samad

SELASA, 15 APRIL 2014 | 17:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Para calon presiden diingatkan untuk tidak mengabaikan isu pemberantasan korupsi. Bahkan mereka harus menjadikan pemberantasan korupsi sebagai isu utama dalam pemerintahan kalau terpilih nanti. Pasalnya, masyarakat sudah muak dengan pejabat korup, yang membuat negeri ini tidak bisa bangkit.

"Jangan sampai isu (pemberantasan korupsi) ini diabaikan," tegas pengamat politik LIPI, Firman Noor, saat dihubungi, Selasa (15/4).

Karena itu menurut Firman, capres tidak cukup hanya bermodal elektabilitas tinggi untuk meraih simpati rakyat. Harus ditambah dengan komitmen bertekad dan berani memberantas korupsi.


Firman mengakui, capres PDI Perjuangan Joko Widodo memiliki elektabilitas tinggi. Tapi, dia perlu pendamping figur anti korupsi. 

"Orang tersebut bisa dari mana saja. Tidak harus dari partai. Yang jelas, harus bermodalkan ketegasan dan terbukti pernah terlibat dalam aksi pemberantasan korupsi," ungkapnya.

Firman menyatakan Abraham Samad merupakan salah satu tokoh yang mengantongi kriteria itu. Abraham diyakini akan memaksimalkan pemberantasan korupsi kalau duduk di pemerintahan. Hal ini akan menjadikan pemerintahan semakin kuat dalam penegakan hukum.

"Siapapun nantinya yang terlibat korupsi akan diberantas. Jokowi akan semakin kuat bila nanti didampingi figur seperti Abraham Samad," jelasnya. Karena selama ini Abraham Samad dikenal tegas dalam bidang tersebut. Samad sudah terbukti memberantas korupsi melalui institusi KPK yang kini dipimpinnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya