Berita

marzuki alie

Marzuki Alie: PDIP Tak Tembus 30 Persen, Bukti Lembaga Survei Tak Profesional

RABU, 09 APRIL 2014 | 19:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua DPR Marzuki Alie terus mengikuti proses hitung cepat hasil pemilihan legislatif yang digelar siang tadi. Menurutnya, hasil sementara ini berbeda dengan apa yang diprediksi beberapa lembaga survei sebelum pileg.

Hasil hitung cepat Lingkaran Suvei Indonesia misalnya, dari 70 persen data yang masuk menunjukkan, PDIP unggul dengan perolehan 19,51%. Berikutnya, Golkar 14,92%, Gerindra 11,79%, Demokrat 9,67, PKB 9,38%, PAN 7,45%, PPP 7,04%, PKS 6,45%, Nasdem 6,28%, Hanura 5,20%, PBB 1.33% dan PKPI 0,97%.

Marzuki menjelaskan, sebelumnya banyak lembaga survei memprediksi PDIP bisa meraup suara 30 persen, bahkan di atas 35 persen. Sementara partai-partai menengah disebut bakal tidak lolos ambang batas masuk parlemen.


"(Prediksi lembaga survei) partai menengah jadi partai kecil, dan (disebut partai tengah) kebanyakan akan tutup kalau Jokowi maju," ujar Marzuki kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 9/4).

Karena itu lanjut politikus senior Partai Demokrat ini, hasil hitung cepat sementara ini menunjukkan lembaga-lembaga survei yang sebelumnya memprediksi perolehan suara partai itu tidak profesional.

"Kelihatan betul mereka itu tidak profesional. Ini hukuman bagi lembaga survei yang merendahkan partai-partai menangah. Masyarakat bisa menilai kredibiltas lembaga survei," tandasnya.

Menurutnya, temuan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) sebelumnya yang mendekati hasil hitung cepat. "Karena SMRC itu (prediksinya) merata. Artinya dari segi profesional, saiful tetap dia menjaga kredibiltasnya," demikian Marzuki. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya