Berita

presiden sby/net

SBY: Hanya Satu-Dua Juru Kampanye yang Menyerang Saya

MINGGU, 06 APRIL 2014 | 13:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak mau menanggapi serangan lawan yang dialamatkan kepada dirinya dan Partai Demokrat yang dipimpinnya.

Dalam wawancara khusus bersama Ni Luh Putu Caosa Indryani di Hotel Shangri-La Surabaya, Jawa Timur, Sabtu lalu (5/4), SBY mengatakan dia akan tetap mempertahankan budaya politik yang diyakininya. Yaitu, tidak akan menjelek-jelekkan pihak lain.

Menurut SBY, dalam kampanye menjelang Pemilu 2014 hanya ada satu atau dua juru kampanye yang menyerang pemerintah dan Partai Demokrat. Namun, sebut SBY, semua serangan itu tidak beralasan dan mentah.


Rekaman wawancara SBY tersebut diunduh ke halaman Youtube dan baru ditonton oleh 1.261 kali saat dipantau redaksi.

"Saya dari dulu punya budaya politik yang tidak suka mudah sekali, apalagi dengan agresif menyerang dan menjelekkan dan menyalahkan orang lain," ujar SBY.

"Biasanya orang kalau terlalu menyalahkan orang lain, tidak sadar bahwa belum tentu ia lebih baik dari orang yang dijelek-jelekkan itu," sambungnya.

SBY mengatakan, di antara serangan yang dialamatkan kepada dirinya adalah tuduhan-tuduhan bahwa selama ia berkuasa 10 tahun rakyat Indonesia dirugikan. Atau ada juga yang mengatakan Indonesia Indonesia terpuruk dibandingkan negara lain.

"Itu tidak fair dan juga tidak jujur," jawab SBY.

Dia memberikan kesempatan kepada rakyat luas untuk menilai semua tuduhan-tuduhan miring yang dialamatkan kepadanya itu. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya