Berita

gunung sinabung/net

LAPORAN DARI KARO

XL Axiata Perbaiki Atap Rumah Korban Erupsi Sinabung

SABTU, 05 APRIL 2014 | 22:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggandeng PT XL Axiata memperbaiki atap rumah penduduk yang terkena dampak erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo.

Penyerahan rumah penduduk yang telah diperbaiki dilakukan hari Jumat kemarin (4/4). Kegiatan yang diberi nama XL Act to Sinabung itu dilaksanakan di Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabanjahe.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Vice President West Region XL Axiata, Haryo Wiboyo, mengatakan, pihaknya akan memberikan perhatian serius terhadap korban erupsi Sinabung terutama dalam fase pasca bencana. Terlebih, ujar Haryo menambahkan, Kabanjahe merupakan tanah kelahiran dirinya.


Adapun Kepala Desa Naman, Nusantara Sitepu, mewakili masyarakat setempat mengucapkan terima kasih yang begitu besar kepada XL Axiata yang telah memberikan bantuan seng bagi masyarakatnya. Menurut Nusantara, bantuan ini merupakan anugerah yang luar biasa setelah mereka sempat mengungsi.

Dia juga mengatakan, masyarakat Naman berharap program ini tidak berhenti sampai di sini.

Sementara itu, Ketua MRI Sumatera Utara, Zulham Effendi, mengatakan bahwa kondisi korban erupsi Gunung Sinabung perlu mendapat perhatian serius. Sekitar 15 ribu korban erupsi Gunung Sinabung masih berada di 32 titik posko pengungsian. Sementara itu erupsi kecil masih terus terjadi diiringi gempa tenor.

Sejauh ini ada 18 desa yang berada di radius 6 km. Kondisi atap rumah di kawasan itu sangat memprihatinkan. Seng rumah rapuh terkena abu panas vulkanik dan menyebabkan kebocoran.

Zulham mengatakan, seluruh anggota MRI Sumut akan terus membantu korban erupsi Gunung Sinabung terutama menghadapi situasi pasca erupsi. Program-program pemberdayaaan masyarakat Kabanjahe dan Sumatera Utara telah direncanakan serta dikembangkan bersama ACT. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya