Berita

Cara Indosat Atasi Gangguan Layanan Diapresiasi

SABTU, 05 APRIL 2014 | 17:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kerja keras Indosat mengatasi masalah jaringan internet ini sehingga bisa mengembalikan layanan seperti semula diapresiasi. Meski Indosat cukup lama memperbaiki gangguan tersebut.

"Mastel memberikan acungan jempol kepada Indosat. Kerja keras Indosat ini terbilang luar biasa. Karena itu, Mastel memberikan apresiasi," ujar Executive Director Masyarakat Telekomunikasi (Mastel) dalam keterangan persnya, Eddy Thoyib, (Sabtu, 5/4).

Eddy menjelaskan, gangguan internet karena Indosat membajak 415.652 prefix internet sebagaimana dilansir firma internet BGP Monitoring jelas tidak benar dan menyesatkan bagi masyarakat. "Kalau pun dijelaskan, tentu sangat teknis sekali. Yang lebih penting, Indosat telah memperbaiki dan mengembalikan layanan seperti semula," jelasnya.


Sementara itu, anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono juga memaparkan bahwa tidak ada pembajakan Internet Protocol (IP). Dalam kasus Indosat adalah murni kesalahan teknis karena human error. Nonot menjelaskan sistematika tentang IP dan berlangsungnya kegiatan internet melalui routing dengan banyak jalur. "Kalau salah nomor itu kan mesti salah belok, kalau salah belok kan pasti tabrakan. Itu yang dibilang membajak," tegas Nonot.

Yang pasti kata Nonot, ketika terjadinya masalah ini, jaringan Indosat sedang down. Ini juga sering dialami oleh operator telekomunikasi lainnya.

"Jaringan down itu boleh saja. Yang tidak boleh itu jaringan yang sering down karena ini berkaitan dengan komitmen operator yang harus menjaga kinerja jaringan  dan koneksi bisa tersambung dengan baik. Karena itu, harus ada yang ahli untuk menjelaskan kenapa sampai terjadi masalah ini.”

Nonot melihat dalam kasus Indosat ini banyak kepentingan asing yang terhambat. Ini wajar karena dalam industri telekomunikasi melibatkan jaringan seluruh internasional yang berpusat di Amerika Serikat. "Jadi, saya melihat tudingan BGP Monitoring itu terlalu emosional, tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya