Berita

gita wirjawan/net

Gita: Frasa Empat Pilar Dibatalkan, Taufiq Kiemas Tetap Berjasa

JUMAT, 04 APRIL 2014 | 22:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Umum DPP Barisan Indonesia (Barindo) Gita Wirjawan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi pada Kamis kemarin membatalkan penggunaan frasa "Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara" yang terkandung dalam Pasal 34 ayat (3b) huruf a UU 2/2011 tentang Perubahan Atas UU 2/2008 tentang Partai Politik.

"Karena memang tugas MK untuk meluruskan yang dipandang tidak tepat," jelas Gita Wirjawan disela-sela kunjungannya ke Museum Perundingan Linggarjati, di Kuningan, Jumat (4/3).

Uji Materi UU tentang Partai Politik terkait Pancasila pilar kebangsaan diajukan sejumlah warga negara yang tergabung dalam Masyarakat Pengawal Pancasila Jogya, Solo, dan Semarang (MPP Joglosemar). Mereka menguji Pasal 34 ayat (3b) UU Parpol yang menyatakan parpol wajib mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan yang menempatkan Pancasila sebagai salah satu pilarnya sejajar dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945.


Alasannya, mereka menilai pasal itu menimbulkan ketidakpastian hukum karena menempatkan Pancasila sebagai salah satu pilar kebangsaan yang sejajar dengan Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Namun, meski frasa "Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara" dibatalkan, tegas Gita menyambung keterangannya, hal itu tidak mengurangi kontribusi Almarhum Taufiq Kiemas semasa menjadi Ketua MPR dalam mempopulerkan kembali Pancasila sebagai identitas bangga berbangsa.

"Komitmen beliau dalam merawat kebhinekaan dan menjaga Pancasila sangat luar biasa. Ini tercermin dari kegigihannya mensosialisasikan 'Empat Pilar Bangsa' saat menjabat Ketua MPR," imbuh mantan Menteri Perdagangan ini.

Pendiri Ancora Capital Group ini memang diketahui sudah berkawan dekat dengan suami Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu jauh sebelum dirinya terjun di pemerintahan. Gita sering menimba pengalaman dari seniornya tersebut, tidak terkecuali soal kompleksitas tantangan kebangsaan.

Gita yang juga cucu menantu pahlawan nasional Otto Iskandar Dinata ini, menekankan, yang perlu menjadi perhatian bersama pasca keputusan MK tersebut adalah bagaimana merelevansikan nilai-nilai Pancasila dalam semangat internasionalisme.

"Indonesia merdeka mustahil ada tanpa perjuangan di Linggarjati ini. Namun Indonesia merdeka harus disempurnakan oleh cita-cita Indonesia Raya yang dasarnya keadilan sosial dan kemakmuran," tukas peserta Konvensi Demokrat yang menghabiskan masa remaja di negara miskin Bangladesh dan India pada tahun 1980-an. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya