Berita

Pesantren Telah Memainkan Peran Strategis untuk Pembangunan Bangsa

RABU, 26 MARET 2014 | 23:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pondok Pesantren telah tumbuh dan berkembang di Indonesia sejak abad 12. Sejak itu pula, santri dan pesantren telah memberikan kontribusi bagi negeri ini. Makanya, kemerdekaan dan pembangunan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran sentral santri dan Pesantren.

Demikian disampaikan anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo dalam keterangannya yang diterima sesaat lalu (Rabu, 26/3).

"Dengan sekitar 27 ribu pondok pesantren dan 6 ratus ribu santri di seluruh Indonesia, pondok pesantren memainkan posisi strategis dalam pembangunan bangsa, khususnya pembangunan karakter bangsa," jelas Edhie.


Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat ini menjelaskan itu terkait kunjungannya besok ke Pandeglang, Banten, untuk bersilaturahmi dengan 12 ribu santri di wilayah tersebut.

Mantan KSAD ini akan menghadiri acara "Malam Cinta Rasul" di Sub Terminal Mengger (Batu Quran) Pandeglang pada Kamis malam. Acara akan diikuti oleh para santri dari berbagai Pondok Pesantren wilayah Banten dan Jawa Barat, serta warga umum di sekitar lokasi.

Selain mengikuti rangkaian acara Malam Cinta Rasul, rencananya Edhie juga akan bersilaturahmi dengan para santri dari berbagai Pondok Pesantren yang hadir dalam acara tersebut.

"Pandangan dan pemikiran kritis para santri akan saya jadikan bahan masukan untuk pembangunan Indonesia ke depan. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan bimbingan Nabi Besar Muhammad SAW," kata Edhie.

Ulama ternama di Indonesia seperti KH. Ahmad Salimul Apip (pendekar sholawat), Ustad Solmed,  Ustad Azwan Faisal, H. QOMAR dan H. Muammar ZA dijadwalkan akan hadir dalam acara Malam Cinta Rasul yang diprakarsai oleh Dra. Hj. Ratu Siti Romlah tersebut.

Kunjungan Edhie ke Pandeglang, Banten ini dilakukan di sela-sela kesibukannya mendampingi Ketua Umum Partai Demokrat SBY melakukan kampanye terbuka di berbagai penjuru wilayah Indonesia, khususnya dalam menyambut pesta demokrasi April 2014 mendatang. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya