Berita

Galang Dana untuk Kampanye, Andi Terharu Sambutan Publik

SELASA, 25 MARET 2014 | 16:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Politikus muda Partai Hanura Andi Saiful Haq tidak menduga penggalangan dana publik yang ia lakukan untuk kepentingan kampanye mendapat sambutan baik dari masyarakat. Hingga saat ini telah masuk Rp 62 juta.

"Saya tidak menduga, ini bisa menggalang dana sedemikian besar. Donasi bervariasi, ada yang Rp 50 ribu bahkan ada yang menyumbang Rp 20 juta. Ini luar biasa," jelas Andi (Selasa, 25/3).

Karena itu, caleg DPR RI nomor urut 2 Dapil DKI Jakarta 2 ini sangat terharu melihat respons masyarakat tersebut. "Ini memacu saya semakin bekerja keras. Saya menerima sumbangan dari mereka, yang ada diantaranya tidak saya kenal. Bagi saya, kini menang kalah bukan lagi persoalan. Tapi yang penting, Indonesia harus bangga punya pemilih seperti mereka," sambung aktivis pergerakan ini.


Karena menurut Andi, sambutan positif itu menunjukkan masyarakat telah jengah dengan penyakit korupsi, juga termasuk bosan dengan para caleg yang dengan modal besar, menebar spanduk dan baliho dimana-mana.

Masyarakat kini semakin cerdas. Dia yakin, memberikan sumbangan bagi caleg yang dipercayai publik ini pelan-pelan menjadi model baru yang semakin menguatkan partisipasi publik dalam politik.

"Secara kuantitatif mungkin ada angka golput yang tinggi. Tapi secara kualitatif, mereka yang secara sadar menyumbangkan dana mereka juga semakin tinggi. Artinya, masyarakat pemilih semakin cerdas dan berkualitas," ungkap Andi.

Dia menegaskan penggalangan dana publik ini adalah transparansi dana kampanye sebagai bentuk komitmen anti korupsi sejak awal. (Baca: Transparansi Dana Kampanye Langkah Awal untuk Indonesia Bersih)

Selain mendapat sambutan masyarakat, beberapa tokoh juga mengapresiasi transparansi model kampanye tersebut. Dalam sebuah wawancara di televisi, pengamat hukum Asep I. Wiryawan memberikan apresiasi pada cara yang digunakan Andi karena menunjukkan komitmen anti korupsi sejak masa kampanye.

Andi Saiful Haq memang sejak awal konsisten membuka rekening pribadi untuk penggalangan donasi dari publik melalui website pribadi, Twitter, Path, Facebook dan juga broadcast BlackBerry Messenger (BBM). Termasuk di berbagai brosur dan stikernya.

Dalam penggalangan dana tersebut, dia mencantumkam ajakan dan peringatan. Misalnya di stiker dia menuliskan: "Politik uang awal dari korupsi. Bantu caleg pilihan Anda terhindar dari politik. Berapa pun donasi Anda adalah sumbangan untuk Indonesia yang bersih." Disitu lengkap dicantumkan nomor rekening.

Kalau terpilih pada pemilihan umum legislatif 9 April mendatang, Andi berambisi masuk Komisi I DPR karena mimpinya mengembalikan industri nasional strategis, terutama sektor pertahanan.

"Kita dulu punya industri nasional yang berkontribusi terhadap kekuatan pertahanan seperti IPTN, Krakatau Steel dan lainnya. Tapi itu terhenti karena intervensi IMF, pada masa kirisis. Padahal itu syarat bangsa Indonesia dihargai di dunia internasional," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya