Berita

Prof. Hasjim Djalal, Sang Pendekar Laut Indonesia

SABTU, 22 MARET 2014 | 20:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Dewan Pembina Indonesia Maritime Institute Profesor Hasjim Djalal mendapatkan penghargaan 2014 Lifetime Achievement karena dedikasinya ikut memperjuangkan Deklarasi Djuanda sehingga dunia mengakui bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI.

Atas dedikasinya itu pula, pria kelahiran 25 Februari 1934 di pegunungan Ampek, Bukti Tinggi, Sumatera Barat, ini dikenal sebagai pendekar laut Indonesia di dunia internasional. Dari lautan, dan dengan Lautan, ia mengubah wilayah Indonesia menjadi tiga kali lipatnya melalui sebuah forum terhormat antar negara yang tersebar di berbagai benua.

Lewat pikirannya yang cemerlang, diplomasinya yang memukau dan meyakinkan, laut Indonesia, yang semula hanya 12 mil dari bibir pantai, termasuk yang ada di dalam antar-pulau, menjadi bagian Indonesia secara keseluruhan.  Jadilah lautan Indonesia benar-benar menjadi bagian Indonesia, dan menjadi penghubung antar pulau di Nusantara.


Semasa pengabdiannya, Hasjim Djalal pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk PBB, Kanada, Jerman, dan Duta Besar Keliling. Dan di usia yang tidak muda lagi, ia pun terus memberikan sumbangan besar bagi Republik ini, tanpa henti. Ia menulis, seakan-akan mau mewariskan sejarah yang telah ditorehkannya dengan tinta emas kepada semua penerus Nusantara, ia juga terus berbuat bagi negeri tanpa henti.

Itulah alasan Rakyat Merdeka Online memberikan anugerah Lifetime Achievment kepada Prof. Hasjim Djalal pada acara Malam Budaya Manusia Bintang yang digelar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, malam ini (Sabtu, 22/3). [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya