Berita

gita wirjawan/net

Gita Wirjawan: Indonesia Perlu Hidupkan GBHN Lagi

KAMIS, 20 MARET 2014 | 23:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Agar proses menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia dapat berlangsung dengan cepat, terukur dan stabil, Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) perlu "dihidupkan" lagi. Keberadaan sebuah blue print dan road map adalah sebuah keharusan. Dan karena itu sifatnya mutlak.

Demikian disampaikan peserta Konvensi Demokrat, Gita Wirjawan, dalam pembicaraan di Jakarta, Kamis (20/3). Gita khwatir perjalanan Indonesia menuju tempat terhormat di mata dunia dapat terganggu oleh ketiadaan cetak biru dan peta jalan pembangunan nasional.

"Sebagai negara besar dan diyakini memiliki potensi yang luar biasa dan bisa segera menjadi raksasa ekonomi baru, kita butuh acuan untuk menggerakkan segala sumberdaya yang dimiliki dengan manajemen yang profesional," kata Gita Wirjawan.


Mantan Menteri Perdagangan itu mengatakan, tanpa GBHN yang pasti, bangsa ini bisa terjebak pada program-program subyektif yang tak terukur. Dalam hal ini rakyat hanya akan menjadi penunggu janji-janji politik yang disampaikan elit saat kampanye.

"Percepatan pembangunan negara untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan rakyat, ikut melaksanakan ketertiban dunia dan berperan signifikan dalam percaturan global, harus mengacu kepada suatu GBHN. Inilah haluan kita bersama," demikian GW. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya