Berita

Din Syamsuddin

Wawancara

WAWANCARA

Din Syamsuddin: Muhammadiyah Tak Punya Hubungan Dengan Partai Politik Mana Pun

SENIN, 17 MARET 2014 | 09:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berharap Pemilu 2014 membawa manfaat positif bagi seluruh rakyat.

“Pemilu adalah agenda politik penting. Masyarakat diharapkan menggunakan hak pilihnya untuk masa depan yang lebih baik,” kata Din Syamsuddin kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, Jumat (14/3).

Din Syamsuddin berharap Pemilu 2014 berjalan dengan aman, nyaman, dan berkualitas.


“Kalau berkualitas, tentu wakil rakyat dan pimpinan nasional yang dihasilkan akan berkualitas juga,” ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Anda yakin seperti itu?
Ya. Jika pemilu berkualitas, tentu wakil rakyat dan pimpinan nasional yang dihasilkan juga  berkualitas dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara. Makanya pemilu harus berjalan aman, jujur, adil dan berkualitas.
 
Kampanye pemilu yang dimulai 16 Maret 2014 diharapkan jadi ajang persaingan yang sehat. Parpol dan pendukungnya  diharapkan menciptakan pemilu yang damai.
 
Apa Polri dan TNI mampu ciptakan kondisi aman?
Konflik-konflik tentu bisa diatasi. Maka kami berikan dukungan kepada Polri dan TNI untuk menciptakan kondisi yang kondusif itu.

Apa Anda yakin Polri dan TNI netral?
Dari pengamatan kami, Polri dan TNI sudah netral kok. Tidak partisan dan tetap senantiasa menjaga NKRI.

Adanya yang golput, bagaimana?
Golput saya rasa adalah hak warga negara. Artinya semua warga negara bisa memilih atau tidak memilih. Namun yang dilarang kan adalah mengajak orang lain untuk tidak memilih.

Golput itu tidak ada yang bisa menyalahkan, karena tidak milih itu juga hak asasi.

Apa himbauan Anda agar masyarakat gunakan hak suaranya?
Saya menghimbau agar masyarakat menggunakan haknya.

O ya, kabarnya Muhammadiyah mendukung PAN, apa benar?
Saya kira tidak ada komentar mengenai itu. Sudah sering saya sampaikan khitoh Muhammadiyah sudah jelas. Tidak memiliki hubungan dengan partai politik (Parpol) mana pun.

Muhammadiyah tidak ada hubungan  dengan parpol manapun. Kami tidak berafiliasi dengan  parpol mana pun.

Bukankah Muhammadiyah yang lahirkan PAN?

Tidak benar Pimpinan Pusat Muhammadiyah pernah mendirikan partai politik. Kami bergerak di atas semua parpol.

Kalau ada yang pinang Anda jadi cawapres, bagaimana?
Saya merasa tersanjung bila jadi cawapres, tapi belum ada permintaan.

Tapi kan banyak tokoh yang datangi Anda?

Ya, datang sih boleh saja. Silaturahmi kan boleh saja. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya