Berita

hikmahanto/net

PEMBEBASAN CORBY

Sunar Agus Terlihat Mau Mem-fait Accompli Keputusan Menteri Amir Syamsuddin

RABU, 12 MARET 2014 | 06:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pernyataan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Bali, Sunar Agus, yang menyatakan kemungkinan besar Bebas Bersyarat Schapelle Leigh Corby tidak akan dicabut sebagaimana dilansir oleh The Jakarta Globe yang dikutip media Australia SBS patut disayangkan. Hal ini karena Agus Sunar bertindak mendahului keputusan Menteri Hukum dan HAM.

"Bahkan pernyataan tersebut bisa dikatakan mem-fait accompli keputusan Menteri Hukum dan HAM. Padahal saat ini Menteri Hukum dan Ham masih melakukan evaluasi," kata Gurubesar hukum internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 12/3).

Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, lanjut Hikmahanto, tentu harus mempertimbangkan seberapa besar keresahan masyarakat Indonesia akibat tayangan Channel Seven terkait Corby meski yang muncul adalah kakaknya, Mercedes Corby. Dan menjelang pemilihan legislatif, Amir Syamsuddin juga tidak berharap keputusannya dimanfaatkan oleh para pendulang suara untuk mendiskreditkan pemerintahan saat ini.


"Pemerintahan akan dikesankan lemah ketika berhadapan dengan pihak asing, meski pihak tersebut adalah pelaku kejahatan. Belum lagi Sunar Agus tidak bisa merasakan kepusingan pemerintah yang dimunculkan oleh Corby selama beberapa tahun terkahir ini," ungkap Hikmahanto.

Hikmahanto pun mengingatkan, sejak Corby diberikan grasi 5 tahun, remisi hingga Bebas Bersyarat. Dalam setiap tahapan tersebut Presiden SBY dan jajarannya dianggap sebagai tidak berpihak pada pemberantasan narkoba, tidak berpihak pada kepentingan rakyat, tetapi justru berpihak pada kepentingan Corby yang telah divonis sebagai pengedar narkoba. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya