Berita

jokowi/net

Politik

Ini Kriteria Pendamping Jokowi Versi TB Hasanuddin

MINGGU, 09 MARET 2014 | 10:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mendeklarasikan Joko Widodo sebagai calon presiden 2014.

Lalu siapa calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya? Siapapun orangnya nanti, apakah seorang profesional "murni" atau berasal dari politikus maka harus sudah dipikirkan beberapa kriteria kemampuan, seperti memiliki integritas yang tinggi, jujur dan ikhlas.

"Serta diterima publik karena memiliki rekam jejak yang baik," kata politisi PDIP, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin kepada redaksi, Minggu (9/3).


Persoalan ekonomi baik makro dan mikro, fiskal dan moneter akan semakin pelik termasuk pengendalian perdagangan impor dan ekspor. "Wapres mendatang harus memahami ini," ungkapnya.

Selanjutnya, kata TB Hasanuddin, wapres pendamping Jokowi harus benar-benar memahami pluralisme di Indonesia dan mampu menyelesaikan konflik baik vertikal maupun horizontal, serta memiliki akses ke semua elemen.

Disamping pasangan ideal di atas, Wakil Ketua Komisi I DPR menambahkan, wapres ke depan perlu di-backup oleh enam kementrian yang tangguh. Yaitu Kementrian Pertahanan, Kementerian Luar Negri, Kementerian Dalam Negri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Tenaga Kerja dan Kepolisian. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya