Berita

ilustrasi/net

Kabinet Bayangan Jangan Cuma Jadi Wacana Saja!

SELASA, 04 MARET 2014 | 11:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Secara teoritik, memang benar seorang menteri hanyalah pembantu presiden dan akan bekerja berdasarkan visi, misi, dan program yang disusun oleh calon presiden pada masa Pemilu.

Namun dalam prakteknya, kata Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahuddin, justru tidak demikian. Banyak menteri yang justru bekerja menurut seleranya sendiri atau bahkan membuat kebijakan yang tidak selaras dengan konsep makro yang diarahkan oleh presiden.

"Lihat saja sejumlah kritikan yang sering dilontarkan oleh SBY kepada para menterinya selama dua periode pemerintahannya. Selalu saja dijumpai menteri yang bekerja untuk kepentingannya sendiri atau untuk kepentingan kelompoknya," kata Said kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 4/3).


Dalam konteks inilah, lanjut Said, kabinet bayangan atau formasi kabinet yang hendak dibentuk oleh parpol atau calon presiden jika memenangkan Pemilu adalah suatu yang pantas dan harus ditawarkan kepada pemilih sebelum penyelenggaraan Pemilu.

"Kabinet bayangan tidak boleh berhenti sebagai wacana saja. Kalau memang sungguh-sungguh telah menyiapkan kabinet bayangan, maka sampaikan nama-nama itu kepada masyarakat," demikian Said. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya