Berita

UU BPJS

Buruh Merasa Telah Ditipu Pemerintah dan DPR

SELASA, 04 MARET 2014 | 07:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden SBY diminta segera mencabut UU tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Caranya, dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) SJSN dan BPJS.

"Kita telah ditipu oleh elit pemerintah dan DPR. UU SJSN dan BPJS bunyi jargon iklannya seperti surga, tapi isinya neraka," kata Ketua Umum Gerakan Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo), Bambang Eka, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 4/3).

Menurut Bambang Eka, UU BPJS dan SJSN merupakan liberalisasi sistem jaminan sosial. Bahkan dengan UU ini ada upaya asing untuk menguasai regulasi keuangan negara. Sebab asset terbesar yang masuk ke negara dalam bentuk keuangan adalah di sektor jaminan sosial yang sampai saat terjadinya transformasi Jamsostek ke BPJS pada 1 Januari asset negara dalam sektor jaminan sosial sebesar Rp 157 Triliun.


"Pemindahan asset tersebut tanpa ada likuiditas, ya hanya dipindahkan tanpa melakukan shering kepada buruh yang memiliki keuangan tersebut. Ini artinya ada perampokan dana buruh dan pekerja dan rakyat atas nama UU," tegas Bambang.

Senin kemarin (3/3), Gaspermindo, bersama dengan kelompok buruh lain yang tergabung dalam Front Nasional Tolak BPJS-SJSN menggelar aksi massa di Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya